Connect with us
Dibaca: 297

Politik

Andi Arief Sebut Prabowo Kurang Serius Mau Jadi Presiden, Begini Tanggapan Ferdinand

Andi Arief, Prabowo dan Sandiaga Uno - Foto Kolese

SWARARAKYAT.COM – Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief kembali membuat pernyataan kontroversi. Andi mengkritik Prabowo Subianto kurang serius ingin menjadi Presiden.

“Ini otokritik : kalau dilihat cara berkampanyenya sebetulnya yang mau jadi Presiden itu @sandiuno atau Pak Prabowo ya. Saya menangkap kesan Pak Prabowo agak kurang serius ini mau jadi Presiden,” demikian tulis Andi.

Kritikan Andi Arief ditanggapi Kepala Divisi, Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. 

Baca Juga:   Jokowi Sebar Hoax Soal Bunga KUR, Netizen: Pak, Jangan Bohongi Rakyat!

Ferdinand menegaskan, kritik Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Ariefterhadap Prabowo Subianto di Twitter adalah sikap pribadi. Kritik itu tidak mewakili Partai Demokrat.

“Itu dia melempar kritik itu sebagai masyarakat biasa, sebagai netizen,” kata Ferdinand di Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Kendati demikian, Ferdinand menilai kritik dari Andi Arief yang menilai Prabowo malas terjun ke lapangan sebagai suatu hal yang positif. 

Baca Juga:   Djarot Klaim Ahok Ingin Gabung PDIP, Hanura: Merusak Soliditas Koalisi

Menurut dia, kritik itu dilontarkan demi kemenangan Prabowo di Pilpres 2019.

“Ini untuk kebaikan semua karena kita ingin menang dalam pilpres ini. Maka Andi menyampaikan twit seperti itu. Mungkin dia terlalu semangat untuk ganti presiden,” kata Ferdinand.

Kendati demikian, Ferdinand menilai akan lebih baik jika kritik tersebut disampaikan langsung ke Prabowo.

Apalagi, Partai Demokrat saat ini sudah menjadi bagian dari koalisi Prabowo sehingga tak sulit untuk menyampaikan kritik dan masukan secara langsung. 

Baca Juga:   Jenderal Gatot Nurmantyo Turun Gunung, Garap Jateng Untuk Kemenangan Prabowo-Sandi

“Karena partai menyalurkan masukan secara langsung melalui tim pemenangan Prabowo maupun Sandi,” ujarnya.

Ferdinand menilai, Prabowo tidak malas untuk terjun ke lapangan. Menurut dia, jadwal kunjungan Prabowo ke sejumlah daerah sudah disiapkan.

Hanya saja, Ferdinand mengakui bahwa jadwal kampanye wakil Prabowo, Sandiaga Uno, jauh lebih padat. 

Baca Juga:   Diduga Lakukan Kampanye Hitam, Djoko Edhie Bakal Dilaporkan ke Bawaslu

“Untuk saat ini, pak Sandiaga kan lebih muda, lebih mobile, target pemilihnya juga emak-emak dan anak muda yang mau digarap, tentu Sandiaga lebih banyak, terus kita jadwalkan pak Prabowo segmennya dimana lebih banyak ke pertemuan-pertemuan,” kata anggota badan pemenangan Prabowo-Sandi ini. (SR)

Kontributor Wilayah Pantura

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!