Connect with us
Dibaca: 587

Peristiwa

Potret Pengungsi Asal Palestina, Jualan di Trotoar Stadion Pakansari Bogor

Pengungsi asal Palestina berjualan di trotoar Stadion Pakansari, Bogor

SWARARAKYAT.COM – Biasanya masalah yang kerap dihadapi pengungsi adalah berhadapan dengan petugas imigrasi. Tetapi lain halnya dengan pengungsi satu ini. Dia sering berurusan dengan polisi pamong praja atau Satpol PP.

Adalah Omar al-Qadih, pria berkebangsaan Palestina berusia 42 tahun ini mengungsi dari Suriah.

Setiap malam Omar beserta istrinya, Amal, berjualan nasi kebuli khas Palestina di atas trotoar pelataran Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Tepatnya di Gerbang Utara 2.

Baca Juga:   Sekjen-Ketua DPP PDIP Berjoget Bersama Kader di Karawang

Belasan kotak nasi kebuli ayam digelar Omar di atas selembar terpal. Dia juga menempelkan dua poster di tembok tempat dia dan istrinya bersender. Satu poster bergambar bendera Palestina, satu lagi bertuliskan: “Makanan Palestina Baba Omar”.

Omar berjualan sehabis isya hingga pukul 12 malam. Pasangan itu juga membawa bayi berusia sekitar 7 bulan bernama Abdurrahman.

Sebenarnya Omar ingin berjualan sejak sore. Tetapi Satpol PP hanya mengizinkan Omar dan para pedagang kaki lima untuk berjualan di sana setelah isya.

Baca Juga:   Heboh! Bendera China Berkibar di Perayaan HUT Kulonprogo

“Kalau setelah isya sudah tidak banyak orang. Hanya akhir pekan saja bisa ramai hingga malam,” kata Omar.

Pada hari kerja, Omar hanya menjual 3 hingga 5 kotak nasi saja. Pada akhir pekan baru dia bisa menjual habis dagangannya.

Tiap kotak nasi kebuli dia jual seharga Rp30.000. Isinya nasi kebuli beraroma rempah yang khas, bertabur bawang bombai dan kismis, serta sepotong daging ayam.

Jika dihitung-dihitung, hasil jualannya di pinggir jalan memang tidak mencukupi untuk menghidupi dirinya dan keluarga. Apalagi Omar juga punya empat anak perempuan yang dia tinggalkan di rumah kala dia berjualan.

“Allah yang mencukupi kebutuhan kami,” ujar Omar sambil tersenyum.

Rupanya usaha yang dia rintis sejak setahun lalu ini sudah cukup dikenal orang. Dia sudah cukup banyak menerima pesanan. Rata-rata dia bisa mendapat pesanan hingga 50 kotak per hari.

Seorang netizen mengunggah video saat Omar dan keluarganya berjualan. Ini videonya:

Prev1 of 2

Kontributor Wilayah Pantura

More in Peristiwa

error: Dilarang copy paste tanpa izin!