Connect with us
Dibaca: 311

Nusantara

Viral di Medsos, Dua Siswa SMA di Cirebon Duel ala Gladiator

Kepala Sekolah SMK Nasional Didik Budiarto menunjukkan rekaman video duel pelajar yang viral. (Foto: iNews/Toiskandar)

SWARARAKYAT.COM – Aksi duel ala gladiator antara dua pelajar sekolah menengah atas (SMA) viral di media sosial (medsos) dalam sepekan terakhir di Cirebon, Jawa Barat.

Dalam video pendek berdurasi empat menit, tampak dua siswa yang mengenakan seragam SMK PUI dan SMK Taman Siswa bergulat di tengah kebun bambu dengan disaksikan pelajar lainnya.

Dinilai meresahkan, polisi turun tangan untuk menyelidiki kasus perkelahian antara sesama siswa tersebut. Petugas bahkan telah mengambil keterangan sejumlah guru dari dua sekolah tersebut.

Baca Juga:   Ribuan Buruh di Morowali Mogok Kerja, Tuntut Kenaikan UMSK dan Tolak Dominasi Pekerja Asing

“Jadi memang benar kasus perkelahian pelajar ini ada di wilayah hukum kami. Kami sudah memanggil beberapa saksi dari dua sekolah termasuk dari para siswa yang ada dalam video tersebut. Kami juga sedang berkoordinasi dalam penanganan lebih lanjut kasus tersebut,” kata Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy, Senin (10/12/2018).

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Nasional Didik Budiarto tak menampik dugaan siswanya terlibat dalam perkelahian ala gladiator tersebut. Namun dia menegaskan, hingga saat ini belum bisa dipastikan, pihaknya juga masih menyelidiki secara internal soal kebenaran siswanya terlibat perkelahian.

Baca Juga:   Parah! Djoko Edhie Posting Pendapat Para Pemimpin Dunia Terkait Kepemimpinan Jokowi, Netizen: Beneran Ini?

“Kami belum bisa memastikannya. Saya sudah berkoordinasi dengan guru, memang untuk seragam yang dikenakan itu berasal dari sekolah kami. Namun wajah siswa itu tampak asing, apalagi gambar di videonya juga tidak cukup jelas,” ujar Didik, Senin (10/12/2018).

Saat ini, kasus perkelahian pelajar ala gladiator yang telah viral di medsos tersebut masih dalam penyelidikan. Polisi akan berkoordinasi dengan badan pengawas untuk menerapkan status hukum bagi pelajar yang terlibat. (Ren)

Kontributor Wilayah Pantura

More in Nusantara

error: Dilarang copy paste tanpa izin!