Connect with us
Dibaca: 1.574

Politik

Pasang Poster Tolak Sandi, Pedagang: Kami Dibayar Pak, Netizen: Kerjaan Anak Buah Jaenuddin Nachiro

Sandiaga Uno foto bersama para pedagang di Pasar Labuhanbatu Pinang, Sumatera Utara

SWARARAKYAT.COM – Penolakan Cawapres Sandiaga Uno di Pasar Labuhanbatu Kota Pinang, Sumatera Utara (Sumut) terkuak dari pengakuan salah satu pedagang.

Kedatangan Sandiaga disambut dengan poster “Pak Sandiaga Uno Sejak Kecil Kami Sudah Bersahabat Jangan Pisahkan Kami Gara-gara Pilpres Pulanglah!!!”

Sandiaga yang melihat poster itu tampak tersenyum lebar.

Baca Juga:   Jokowi Kampanye di Pekanbaru, Atribut Demokrat Dirusak, SBY: Saya Bukan Capres

“Jadi saya pulang aja nih?” tanyanya.

“Jangan,” teriak ibu-ibu pedagang yang mengerumuninya.

Sandiaga Uno foto bersama Dirjon

Cawapres nomor urut 02 itu kemudian memasuki lapak yang memasang poster tersebut. Di sana, dia bertemu dengan Dirjon Sihotang, orang yang memasang poster.

“Bapak memasangnya sendiri? Kami sejak awal selalu ingin menciptakan kampanye yang sejuk, tidak memecah belah. Kampanye berpelukan Pak Dirjon. Tidak ada upaya memecah belah,” jelas Sandi ke Dirjon.

Baca Juga:   Setelah Dibohongi Ratna Sarumpaet, Prabowo Curhat Begini

Mendengar penjelasan Sandiaga, Dirjon tidak mengeluarkan kata-kata. Istri Dirjon yang kemudian menimpali Sandiaga.

“Kami dibayar, Pak, untuk pasang poster itu,” kata istri Dirjon.

“Tidak, Pak, itu aspirasi kami,” timpal Dirjon membantah istrinya.

Pengakuan istri Dirjon ditanggapi Jubir Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Baca Juga:   Luhut Panjaitan: Jokowi Rajin Ibadah, Sholat Jumat Hingga 4 Rakaat

“Istri Dirjon yg memasang tulisan itu menimpali “Kami Dibayar Pak, untuk pasang itu …” @sandiuno tetap ceria dan gembira,” komentar Dahnil di Twitter.

Sampe segitunya nyogok ibu2 buat pasang poster diskreditkan Sandi.” @rudibrosidi.

Mampuslah si Dirjon berkelahi dia sama biniknya nnt malam..

Payah lae Jon.. gak tahan liat duit dikit lgsg main pasang2 poster gak kompak ama bininya…,” komen @Dhani_isma.

Kerjaan anak buah zaenuddin nachiro bin sontoloyo bin genderuwo. Lagi panik dia,” kata @san_sontoloyo. (Ren)

Kontributor Wilayah Pantura

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!