Connect with us
Dibaca: 224

Nusantara

Sang Anak Diduga Terlibat Pengeroyokan TNI, Rumah Holuan Diobrak-abrik Orang Tak Dikenal

Kediaman Holuan Hutapea (63) orangtua Iwan terduga pelaku pengeroyokan anggota TNI di Arundia, Ciracas, Jakarta Timur. Dirinua tak menyangka, puluhan orang tak dikenal (OTK) menyatroni rumahnya untuk mencari anaknya Iwan - Foto: Tribunnews

SWARARAKYAT.COM – Holuan Hutapea (63) tak menyangka, puluhan orang tak dikenal (OTK) menyatroni rumahnya untuk mencari anaknya Iwan.

Iwan sendiri merupakan satu diantara beberapa tukang parkir yang ikut dalam aksi pengeroyokan dua anggota TNI di Pertokoan Arundina belum lama ini.

Saat TribunJakarta.com mencoba menyambangi rumahnya di daerah Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, ia nampak masih shock dan kaget atas peristiwa yang menimpanya pada Selasa (11/12/2018) lalu.

Baca Juga:   Dilaporkan Menista Agama di Media Sosial, Remaja Ini Dibekuk Polisi Tanjungbalai

Dengan nada pelan, ia menuturkan, rumahnya disatroni sejumlah OTK sebanyak empat kali dalam rentang waktu 10 jam.

“Pertama datang itu pukul 12.00 WIB, ada enam orang datang nyari anak saya. Kemudian terakhir sekira pukul 22.00 WIB, datang lagi 40 orang,” ucapnya, Rabu (12/12/2018).

“Kalau yang kedua dan ketiga saya lupa berapa orang dan jam berapa,” tambahnya.

Holuan menceritakan, saat puluhan OTK mendatangi rumahnya sekira pukul 22.00 WIB, ia sedang berada di depan rumah, berbincang bersama para tetangganya.

Baca Juga:   Rebutan Air, Dua Petani Terlibat Duel, Satu Orang Tewas

Namun, tiba-tiba terdengar suara ribut dari kejauhan yang meminta sejumlah warga di sekitar rumah Holuan untuk segera masuk dan menutup pintu rumah mereka.

“Jadi jarak sekira 100 meter mereka datang dan menyuruh tetangga sekitar sini masuk rumah. Mereka bawa kayu dan besi,” ujarnya.

Tak lama berselang, raut wajah Holuan tiba-tiba berubah. Ia nampak ketakutan saat menceritakan rumahnya didobrak dan diobrak-abrik oleh puluhan orang tersebut.

Baca Juga:   Ditolak Prabowo, La Nyalla Ngamuk, Janji "Potong Leher"

“Sampailah mereka di depan saya dan bertanya apa benar ini rumah Iwan, lalu saya jawab iya. Setelah itu, mereka langsung memaksa saya masuk (ke rumah tetangga di depan rumahnya) lalu mendobrak pintu dan mengobrak-abrik seisi rumah saya,” kata dia.

Sekitar 10 menit lamanya, puluhan OTK itu mengobrak-abrik rumah milik Holuan untuk mencari Iwan.

Baca Juga:   Polisi Tolak Permohonan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet

Tak hanya perabotan rumah tangga dan barang elektronik yang rusak akibat kejadian itu, warung milik Holuan pun turut menjadi sasaran amuk massa.

“Semua, ruang tamu, kamar, dapur, bahkan warung saya. Semua dihancurkan,” ujarnya.

Setelah tak berhasil menemukan Iwan, puluhan OTK tersebut langsung pergi meninggalkan rumah Holuan dalam keadaan berantakan.

Baca Juga:   Tragis! Puan Maharani Mau Kunjungi Landak, Bupati Diminta "Garap" Bank-Bank BUMN

“Setelah mereka pergi saya baru berani keluar. Takut saya taku sekali, apalagi di rumah itu saya hanya tinggal berdua bersama istri,” ucapnya.

Yaa Holuan hanya tinggal berdua bersama istrinya Surta br Hutaean. Sementara anak bungsunya Iwan, sudah pindah rumah sejak tahun 2013 lalu.

Kontributor Wilayah Pantura

More in Nusantara

error: Dilarang copy paste tanpa izin!