Connect with us
Dibaca: 154

Hukum & Kriminal

Polri Minta Masyarakat Tidak Percaya Info di Medsos Soal Pembakaran Polsek Ciracas

Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal - Foto: Elshinta

SWARARAKYAT.COM – Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal mengatakan, informasi yang berkembang di media sosial terkait perusakan dan pembakaran fasilitas di Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (12/12) tidak bisa dipertanggungjawabkan. Hingga kini polisi belum bisa memastikan siapa pelaku pembakaran Polsek Ciracas.

“Banyaknya informasi yang belum bisa dipertanggungjawabkan terkait perusakan Mapolsek Ciracas, kami minta agar informasi tersebut tidak lagi disebarluaskan,” katanya di Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (13/12) seperti dilaporkan Reporter Elshinta.com, Dody Handoko.

Baca Juga:   Mengaku Ketua Umum Mubaligh, Ngabalin Dilaporkan ke Polisi

Dikatakannya, tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur hingga kini masih menyelidiki pelaku pembakaran dan perusakan Polsek Ciracas.

Ia mengingatkan agar warga tidak mempercayai informasi di media sosial mengenai pelaku perusakan di Polsek Ciracas. “Sehingga kita tidak boleh langsung menuding itu perbuatan si A atau itu perbuatan si B sampai proses penyelidikan selesai,” ujarnya.

Baca Juga:   Kuasa Hukum Pastikan Habib Bahar Ditahan Di Polda Jabar

Menurutnya kabar yang tersebar di medsos tidak mengganggu sinergitas TNI-Polri yang selama ini dipupuk dalam rangka menjaga keutuhan NKRI. “Yang beredar di media sosial belum pasti benar. Ini yang terpenting, sinergitas antara Polri dan TNI tidak akan goyah. Polri dan TNI tetap solid untuk menjaga NKRI,” tandasnya. (Elshinta)

Kontributor Wilayah Pantura

More in Hukum & Kriminal

error: Dilarang copy paste tanpa izin!