Connect with us
Dibaca: 174

Megapolitan

Anies Baswedan: Insya Allah yang Terjadi di Jakarta, Akan Berulang di Level Nasional

Prabowo Subianto dan Anies Baswedan - Foto: Tribunnews

SWARARAKYAT.COM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingat perjuangannya menempati kursi DKI 1 dalam Konferensi Nasional Gerindra di Sentul, Jawa Barat.

Anies mengaku awalnya kerap dipandang rendah dan tidak diunggulkan melawan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Kemarin saya sampaikan yang dulu dianggap tidak mungkin terlaksana, DP nol dikatakan tidak mungkin terlaksana hari ini. Menutup lokasi prostitusi terlaksana, reklamasi, kita lakukan penghentian. Dan saya katakan itu tak butuh kerahkan massa, yang dibutuhkan selembar kertas dan tanda tangan,” kata Anies, Senin (17/12/2018).

Baca Juga:   Innalillahi! Ketua RW, Peserta Reuni 212 Ini Meninggal Dunia di Lokasi Acara

Dia mengingatkan proses politik itu penting untuk menentukan arah perjalanan bangsa. Anies berterima kasih sudah dipercaya Prabowo memimpin Jakarta. Meski Sandiaga Uno pendampingnya menjadi cawapres Prabowo.

Anies berharap perjuangannya bisa diulang oleh Prabowo dan Sandiaga di level Pilpres.

“Insyaallah apa yang terjadi di Jakarta akan berulang di level nasional. Jangan lupa kerja tuntas, kerja ikhlas,” kata dia.

Prabowo pun menyatakan tekad serupa dengan Anies Baswedan. Mantan Danjen Kopassus itu masih teringat ketika memilih Anies menjadi Cagub DKI Jakarta.

Baca Juga:   Bila Terbukti Siswa SMA 87 Jakarta Benci Jokowi, Anies Baswedan Siap Menghukum Oknum Guru

“Waktu itu juga pekerjaan besar kenapa karena pemilihan gubernur waktu itu menjadi pertarungan kekuatan pembela keadilan dengan pihak yang ingin memperpanjang keadaan yang tidak benar dan tidak adil,” kata Prabowo dalam pidatonya.

Prabowo ingat kondisi saat itu mirip dengan yang dihadapinya di Pilpres 2019. Kekuatan mereka kecil, logistik pun demikian. Bahkan, Prabowo mengaku minta sumbangan kepada para kader dan pendukungnya. Maka itu, dia menghargai betapa militan mereka yang jauh-jauh hadir di Sentul hari ini.

“Yang membuat pertarungan besar justru mereka yang merasa bisa mengabaikan perasaan rakyat banyak. Maka mereka menertawakan mereka mereka menganggap kita bisa kalah oleh kekuatan uang,” pungkas Prabowo. (Ren/liputan6)

Kontributor Wilayah Pantura

More in Megapolitan

error: Dilarang copy paste tanpa izin!