Connect with us
Dibaca: 140

Politik

Yusril: Keputusan PBB Soal Dukungan Capres Ditentukan Januari

Yusril Ihza Mahendra - Foto: inews

SWARARAKYAT.COM – Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra tidak memaksakan kadernya untuk memilih pasangan capres dan cawapres tertentu pada Pilpres 2019. Setiap kader berhak untuk memilih calon yang diinginkan.

Menurut Yusril, partai akan bersikap terbuka ketika nanti ada kader yang memutuskan berbeda pilihan. Sikap ini merespons dinamika politik yang berkembang terkait kabar dukungan pribadinya kepada pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Keputusan finalnya nanti pada rakernas yang akan kami gelar pada Januari. Di sana nanti kami umumkan secara resmi kemana arah dukungan PBB,” kata Yusril Yusril di sela-sela pembekalan ratusan calon legislatif DPR PBB di Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (16/12/2018).

Baca Juga:   Pidato Kemenangan, Prabowo Pastikan Unggul 62 Persen di 320 Ribu TPS

Yusril menjelaskan, PBB berupaya mendorong kader termasuk para caleg untuk mendukung apapun keputusan rakernas. Kendati demikian, dirinya tidak akan melarang jika nantinya ada kader atau caleg yang ikut mengampanyekan pasangan calon presiden dan cawapres yang berbeda dengan keputusan rakernas.

“Pada dasarnya kami demokratis, menghargai perbedaan. Permintaan saya cuma jangan saling menjatuhkan. Jangan saling menjelekkan yang berakibat PBB jadi terpecah belah,” kata mantan menteri sekretaris negara ini.

Menurut dia, siapa pun presiden pilihan partai, para kader khususnya caleg agar tidak lupa dengan tugas utama memenangkan suara di daerah pemilihan masing-masing. Tujuannya, target suara PBB terpenuhi yakni enam persen suara nasional serta keterwakilan di DPR.

Baca Juga:   Forum Pasundan Bergerak Cabut Dukungan ke Prabowo

“Kita berjuang habis-habisan untuk partai kembali berjaya. Kepada masyarakat yang punya hak pilih, saya mohon juga agar tetap memilih PBB di pemilu nanti,” kata dia.

Sebelumnya saat di Surabaya, Sabtu (24/11/2018). Yusril menekankan hal sama. Menurut dia, fokus pada pileg sangat penting karena kiprah politik PBB di DPR tak bisa optimal jika tak memiliki fraksi sendiri, sehingga sulit memperjuangkan kepentingan umat serta rakyat.

Tidak itu saja, keberadaan fraksi juga disebutnya sangat berpengaruh karena lebih maksimal dalam mengontrol pemerintah serta proses pembuatan undang-undang. Untuk itu, dia berharap PBB mampu mendapat kursi optimal dari Jawa Barat, Jawa Tengah maupun Jawa Timur. (Ren/iNews)

Kontributor Wilayah Pantura

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!