Connect with us
Dibaca: 10.231

Hukum & Kriminal

Terungkap, Ternyata Habib Bahar Aniaya Habib Gadungan

Habib Bahar mengenakan baju tahanan di Polda Jabar. (Istimewa)

SWARARAKYAT.COM – Video Habib Bahar aniaya remaja di Bogor, Jawa Barat viral di media sosial. Gara-gara penganiayaan itu, Habib Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di tahanan Polda Jabar, Selasa malam (18/12).

Dalam video yang beredar di media sosial, Habib Bahar tampak menganiaya seorang remaja di lapangan.

Habib Bahar yang mengenakan sarung dan baju kaos warna putih memukul dan menendang remaja berinisial AJ (18). Habib Bahar menghajar wajah AJ menggunakan lututnya berulang kali.

Akibat dianiaya, AJ pun tumbang di lapangan. Sementara rekan AJ berinisial MH (18) juga dihajar habis-habisan. Korban bersimbah darah. Hidung korban mengeluarkan darah segar.

Baca Juga: Ngaku Sebagai Habib Bahar, Pemuda Ini Diciduk di Bali

Kejadian ini bermula saat dua korban mengisi sebuah acara di Bali pada 26 November 2018. Salah satu korban AJ yang berambut gondrong dan pirang, mengaku sebagai Habib Bahar.

Beberapa orang lantas melaporkan pengakuan AJ kepada Habib Bahar. Murid Habib Rizieq itu kemudian memerintahkan sekelompok orang menjemput paksa kedua remaja itu di Bogor pada Sabtu (1/12/2018).

Suruhan Habib Bahar mendatangi kediaman AJ di Bogor menggunakan dua unit mobil. Mereka datang untuk menjemput paksa AJ.

Baca Juga:   Ferdinand Sarankan Dahnil Tempuh Langkah Hukum, Laporkan Pihak Penebar Fitnah Koruptor

“Menurut BAP keterangan saksi, saksi korban termasuk orang tua AJ, saat dijemput orang tua AJ ini menghalang-halangi supaya jangan dibawa. Beberapa orang itu menelepon BS (Bahar Smith). Karena dihalangi, perintah BS angkut sekalian orang tuanya,” ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Iksantyo Bagus.

Sementara itu, Habib Bahar tak menampik dirinya memukul dua remaja, AJ dan MH yang mengaku-ngaku sebagai habib. MH mengaku sebagai Habib Al Attos dan AJ mengaku sebagai Habib Bahar bin Smith.

Lewat rekaman suara yang dikirimkan kepada sahabatnya Habib Hanif, Habib Bahar menyampaikan bahwa dia ditangkap dan dipenjara karena menjaga kemurnian dan kesucian habaib dari ulah para habib palsu.

Baca Juga:   Kerap Klaim Sebagai Ketua Umum BAKOMUBIN, Ali Ngabalin Bakal Disomasi

“Saya ditangkap, saya dipenjara. Saya bukan teroris, saya bukan penjahat, saya bukan kriminal, saya bukan bandar narkoba, saya bukan koruptor, saya bukan penjilat,” ucapnya.

“Saya ditangkap, saya dipenjara karena menjaga kemurnian, kesucian nabab para habaib, nasab para alawiyah, yang dimana saya bertanggung jawab atas apa-apa yang dilakukan murid saya karena ketidakrelaan atas adanya habib-habib palsu atau habib gadungan,” ucap Habib Bahar.

Menurut Habib Bahar, polisi saja tidak terima apabila ada polisi palsu atau polisi gadungan. Tentara saja tidak terima apabila ada tentara palsu atau tentara gadungan. Padahal polisi dan tentara adalah jabatan, iprofesi, pangkat dan jabatan yang sifatnya akan hilang.

Baca Juga:   Anies Diminta Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Transjakarta

“Sedangkan garis keturunan itu adalah zat yang tidak akan hilang. Maka bagaimana mungkin kami tidak marah apabila ada orang-orang yang mengaku bagian dari kami,” katanya.

“Saya ditangkap, saya dipenjara karena menjaga nasab habaib, menjaga kemurnian, kesucian dzurriyah (keturunan) Muhammad SAW agar nasab para habaib selalu terjaga,” tandas Habib Bahar.

Berikut video detik-detik Habib Bahar aniaya remaja di Bogor hingga bersimbah darah:

Kontributor Wilayah Pantura

More in Hukum & Kriminal

error: Dilarang copy paste tanpa izin!