Connect with us
Dibaca: 333

Politik

Luhut dan Sri Mulyani Dibebaskan, Masalah Anies, Bawaslu Lupa Ingatan?

Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean

SWARARAKYAT.COM – Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Demokrat, Ferdinand Hutahaean merasa heran jika Bawaslu mempermasalahkan salam 2 jari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di acara Konferensi Nasional (Konfrenas) Partai Gerindra di Sentul, Bogor, Senin (27/12).

“Salam 2 jari itu hal biasa, kalau Bawaslu mau mempermasalahkannya maka bawaslu sudah ‘sakit ingatan’,” kata Ferdinand, Rabu (19/12).

Baca Juga:   Hari Ibu, Anies Sarankan Para Ibu Berikan Pesan Ini Kepada Anak-anaknya

Menurut Ferdinand, insiden Anies mengingatkan pada tingkah Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani pada acara IMF dan World Bank beberapa waktu lalu di Bali.

“Baru beberapa bulan kasus Luhut dan Sri Mulyani yang kasusnya dihentikan oleh Bawaslu karena dianggap tidak berkampanye dan tidak melakukan pelanggaran. Apa bedanya dengan yang dilakukan oleh Anies Baswedan?” cetus Politisi Demokrat itu.

Baca Juga:   Tepati Janji, Anies Cabut Izin Pulau-pulau Reklamasi, Dahnil: Ini Contoh Kepemimpinan yang Tidak Tersandera

Seperti diketahui, Bawaslu membebaskan Luhut Pandjaitan dan Sri Mulyani dari tudingan kampanye. Meski suara Sri Mulyani dalam peristiwa itu jelas.

Sri Mulyani menyebut salam 2 jari simbol untuk Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Sehingga pose tersebut berubah menjadi pose satu jari. (Ren)

Kontributor Wilayah Pantura

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!