Connect with us
Dibaca: 194

Hukum & Kriminal

Sejak Anies Larang PNS Parkir di Gedung DPRD, Juru Parkir Ini Raup Keuntungan Rp1,3 Juta Sehari

Wawan, seorang Juru Parkir (Jukir) SD Kebon Sirih. (Warta Kota/ Anggie Lianda Putri) - Warta Kota/Anggie Lianda Putri

SWARARAKYAT.COM – Larangan parkir serta ketatnya penjagaan Petugas Keamanan Dalam (Pamdal) Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta memicu aksi nekat para pegawai Balaikota DKI Jakarta.

Mereka pun memarkirkan kendaraannya di atas trotoar dan pinggir jalan. 

Baca Juga:   Video Parodi Prabowo, Ferdinand: Secara Hukum Melecehkan Strata Sosial

Pemandangan tersebut seperti yang terlihat di Jalan Kebon Sirih Raya, tepatnya sebelum Gedung DPRD DKI Jakarta.

Berbaur dengan barisan sepeda motor milik ojek, para pegawai terlihat mencoba meninggalkan sepeda motornya.

Namun, Pamdal tidak tinggal diam, mereka kemudian menegur dan meminta agar para pegawai Balaikota memindahkan sepeda motor mereka.

Beberapa pegawai menurut dan mengalah, sementara beberapa orang lainnya tetap nekat memarkirkan sepeda motornya di atas trotoar.

Terkait hal tersebut, Pelaksanaan Tugas (plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko mengaku telah menginstruksikan petugas untuk menertibkan seluruh kendaraan yang terparkir liar. 

Baca Juga:   Mahfud MD Anggap Skandal Buku Merah Indonesialeaks Hoax

Bukan hanya mendapatkan sanksi berupa pencabutan pentil, pihaknya bahkan mengangkut seluruh sepeda motor yang terparkir tidak semestinya.

Guna menembus sepeda motor yang disita petugas, pemilik diwajibkan membayar denda sebesar Rp 500.000 per unit. (Ren)

Baca selengkapnya disini.

Kontributor Wilayah Pantura

More in Hukum & Kriminal

error: Dilarang copy paste tanpa izin!