Connect with us
Dibaca: 197

Hukum & Kriminal

Alamaak! Mitra Go-Massage Diperkosa Pelanggan, Go-Jek Lakukan Pendampingan Psikis Korban

Perkosaan. Ilustrasi

SWARARAKYAT.COM – Seorang terapis pijat mitra Go-Massage diduga diperkosa oleh pelanggannya di sebuah kos-kosan di Jalan Gegerkalong Hilir, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat pada Selasa (5/03/2019).

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Porestabes Bandung, M Rifai membenarkan adanya laporan dugaan pemerkosaan tersebut.

Baca Juga:   Resmi Pakai Baju Tahanan KPK, Bupati Cianjur Salahkan Anak Buah
Baca Juga:   Terjadi Dua Tahun, Remaja Putri Diperkosa Sekeluarga, Sampai 5 Kali Sehari, Juga Tak Dikasih Makan

“Jadi benar menerima laporan polisi Rabu 6 Maret 2019, atas kejadian dugaan pemerkosaan yang terjadi Selasa pukul 18.30 atau malam hari,” ujar Rifai di Mapolrestabes Bandung pada Senin (11/3/2019), seperti dikutip dari Kompas.

Menurut keterangan Rifai, peristiwa ini terjadi ketika terduga pelaku berinisial L memesan jasa pijat melalui aplikasi Go-Massage. Setelah dipesan, korban datang ke kos terduga pelaku L.

Baca Juga:   Eks Staf Syafri Adnan: Dia Rayu Saya dengan Biayai Kuliah

Pelapor mengatakan, saat memijat kemudian terjadi dugaan perbuatan pemerkosaan.

Namun, menurut Rifai, terlapor atau terduga pelaku L tidak mengakui adanya pemerkosaan, tetapi yang terjadi atas dasar suka sama suka.

Baca Juga:   Tak Bergeming, Ditetapkan Sebagai Tersangka, Habib Bahar: Apapun Saya Tetap Tanggungjawab

Peristiwa tersebut pun rupanya juga mendapat perhatian khusus dari pihak Go-Jek. Go-Jek Indonesia mengaku mengecam keras tindakan pemerkosaan yang dialami salah satu mitranya tersebut.

Head of Go-Life, Dayu Dara mengatakan, pihaknya akan melakukan beberapa tindakan kedepan.

Baca Juga:   Soal Kasus Baiq Nuril, Jokowi Sarankan Ajukan Grasi Jika PK Gagal, Pengamat Hukum: Salah, Baca UU Grasi

Pertama, pihak perusahaan akan terus mengawal korban, baik secara hukum maupun pendampingan psikis korban.

Kedua, pihak Go-Life akan tetap menjaga keamanan dan kerahasaiaan identitas korban, sebab keamanan dan kenyamanan pengguna dan mitra jadi prioritas utama Go-Life.

Baca Juga:   Hari Ini Kantor Hukum Moeldoko 81 dan Rekan Diresmikan

Kini pihak kepolisian juga telah memeriksa tiga orang terkait kasus dugaan pemerkosaan seorang terapis mitra Go-Massage itu.

Tiga orang saksi tersebut yaitu pelapor, terlapor, dan saksi yang tinggal di sebelah terlapor.

Baca Juga:   Sejak Anies Larang PNS Parkir di Gedung DPRD, Juru Parkir Ini Raup Keuntungan Rp1,3 Juta Sehari

Guna melengkapi penyelidikan, polisi masih mencari keterangan saksi lainnya, bahkan rencananya polisi akan memanggil saksi dari pihak Go-Jek untuk dimintai keterangan.

“Masih cari keterangan lainnya, rencana periksa orang Go-Jek” ujar AKBP M Rifai. (sta)

Baca Juga:   Polisi Akan Segera Panggil Andi Arief

Kontributor

More in Hukum & Kriminal

error: Dilarang copy paste tanpa izin!