Connect with us
Dibaca: 161

Kriminalitas

KPK Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Suap Direksi Krakatau Steel

TIPIKOR

Plant site PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk di Jl Raya Cilegon, Banten. Ist

SWARARAKYAT.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan empat orang sebagai tersangka, pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Direktur Produksi dan Teknologi PT. Krakatau Steel (KS), Wisnu Kuncoro bersama lima orang lainnya, pada Jumat (22/03/2019).

Keempat tersangka (satu orang masih buron) diduga terlibat kasus suap dalam pengadaan barang dan jasa pada PT Krakatau Steel.

Baca Juga:   Penyidik KPK Geledah Ruang Kerja Rommy di PPP, Sita Dua Koper Dokumen Penting

Baca Juga:   KPK: Rommy Ngeluh Sakit Saat Mau Diperiksa, Kata Dokter Kondisinya Sehat

“Ada dugaan tindak pidana korupsi memberikan atau menerima hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di PT Krakatau Steel tahun 2019,” kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang kepada awak media di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu pada (23/3/2019).

Keempat tersangka yakni Direktur Produksi dan Teknologi PT Krakatau Steel, Wisnu Kuncoro dan Alexander Muskita, swasta, diduga sebagai penerima suap. Kenneth Sutardja dan Kurniawan Eddy Tjokro alias Yudi (masih buron), keduanya swasta, diduga sebagai pemberi suap.

Baca Juga:   Rommy Dirawat di RS Polri, KPK Beri Perlakuan Istimewa?

Wisnu Kuncoro, Direktur Produksi dan Teknologi PT Krakatau Steel. Foto: KS

Dari pemeriksaan awal penyelidikan KPK ditemukan sejumlah fakta antara lain :

1. Pada tahun 2019, Direktorat  Produksi dan Teknologi PT KS merencanakan kebutuhan barang dan peralatan masing-masing senilai Rp 24 miliar dan Rp 2,4 miliar.

Baca Juga:   Ketua Umum Partai Politik, Terjaring OTT KPK di Surabaya

2. Alexander menawarkan sejumlah rekanan ke Wisnu untuk melaksanakan pekerjaan tersebut, dan Wisnu menyetujui.

3. Alexander menyepakati commitment fee dengan rekanan yang ditunjuk yaitu PT. Grand Kartech (PT GK) dan Group Tjokro sebesar 10 persen dari nilai kontrak. Alexander diduga juga bertindak mewakili dan atas nama Wisnu sebagai Direktur Produksi dan Teknologi PT KS.

Baca Juga:   Ketua Umum Partai Politik, Terjaring OTT KPK di Surabaya

4. Alexander meminta Rp 50 juta kepada Kenneth Sutardja (PT GK) dan Rp 100 juta kepada Kurniawan (Grup Tjokro).

5. Pada tanggal 20 Maret 2019, Alexander menerima cek senilai Rp 50 juta dari Kenneth kemudian disetorkan ke rekening miliknya.

Baca Juga:   Penyidik KPK Geledah Ruang Kerja Rommy di PPP, Sita Dua Koper Dokumen Penting

6. Alex menerima lagi uang senilai USD 4.000 dan Rp 45 juta di sebuah kafe di Jakarta Selatan dari Kenneth yang kemudian disetorkan ke rekening sendiri.

7. Yang terbaru yakni pada saat terjadinya OTT oleh KPK, pada Jumat (22/3/2019), senilai Rp 20 juta diserahkan oleh Alex ke Wisnu di sebuah kafe di kawasan Bintaro. (wan)

Baca Juga:   KPK: Rommy Ngeluh Sakit Saat Mau Diperiksa, Kata Dokter Kondisinya Sehat

Kontributor Jakarta

More in Kriminalitas

error: Dilarang copy paste tanpa izin!