Connect with us
Dibaca: 863

Bisnis

Tambang Milik Luhut, PT.Toba Bara Untung 124 Juta Dollar atau Rp1,8 Triliun

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bersama Presiden Joko Widodo dalam suatu acara. /Facebook

SWARARAKYAT.COM – PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA) mencatatkan laba bersih menjadi USD 68,08 juta per 31 Desember 2018. Meningkat dibanding periode yang sama tahun 2017 senilai USD 41,3 juta.

Sementara pendapatan perseroan pada periode ini menjadi USD 438,44 juta dari USD 310,7 juta. Sedangkan beban pokok pendapatan menjadi USD 314,3 juta dari USD 216,6 juta.

Baca Juga:   Struktur Kepemilikan Tokopedia Bocor, Softbank Hampir Kuasai 40% Saham

Baca Juga:   Pemecatan Said Didu, Priyo Budi: Maladministrasi Negara

Jadi laba bruto menjadi USD 124,09 juta dari USD 84,108 juta. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Jumat (5/4/2019).

Sedangkan beban administrasi menjadi USD 34,6 juta dari USD 29,72 juta. Sementara beban penjualan menjadi USD 1,02 juta dari USD 507.108. Untuk laba kurs menjadi USD 1,1 juta dari rugi kurs USD 35.570.

Baca Juga:   Dalam Pertemuan dengan Prabowo, Jokowi akan Sampaikan Pesan Khusus

Untuk beban bank menjadi USD 625.849 dari USD 517.361. Jadi laba operasi menjadi USD 102,35 juta dari USD 63,6 juta.

Sedangkan beban keuangan menjadi USD 4,5 juta dari USD 2,12 juta. Beban keuangan menjadi USD 9,6 juta dari USD 5,5 juta.

Baca Juga:   Siap-siap, Anies Bakal Bangun Rumah DP 0 Rupiah Lagi

Laba sebelum pajak menjadi USD 97,28 juta dari USD 60,1 juta. Untuk beban pajak menjadi USD 29,19 juta dari USD 18,8 juta. Sedangkan laba bersih menjadi USD 68,08 juta dari USD 41,3 juta.

Sementara total aset menjadi USD 501,88 juta dari USD 348,33 juta. Untuk total liabilitas menjadi USD 286,25 juta dari USD 173,53 juta. Sedangkan total ekuitas menjadi USD 215,62 juta dari USD 174,79 juta.

Baca Juga:   Sandiaga Jual Saham Saratoga untuk Kampanye: Saya Harus All Out

PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA) didirikan tanggal 03 Agustus 2007 dengan nama PT Buana Persada Gemilang dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 2010.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Toba Bara Sejahtera Tbk, antara lain: PT Toba Sejahtera – pengendali – (71,79%), Bintang Bara BV. (10,00%), PT Bara Makmur Abadi (6,25%) dan PT Sinergi Sukses Utama (5,10%). Untuk pemegang saham publik sebesar 2,3%.

Baca Juga:   Harga Minyak Sawit Mentah Anjlok, 5,99 Juta Pekerja Terancam di PHK

Kegiatan bisnis TOBA, milik Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan itu adalah di bidang pembangunan, perdagangan, perindustrian, pertambangan, pertanian dan jasa. Kegiatan utama TOBA adalah investasi di bidang pertambangan batubara dan perkebunan kelapa sawit melalui anak usaha.

Anak usaha memiliki izin usaha pertambangan atas wilayah usaha pertambangan yang berlokasi di Kalimantan, Indonesia. (sta)

Baca Juga:   Sebelum Anjurkan Petani Tanam Jengkol, Ternyata Jokowi Subsidi Konglomerat Sawit

Kontributor

More in Bisnis

error: Dilarang copy paste tanpa izin!