Connect with us
Dibaca: 729

Politik

Netizen Desak Buka Data Quick Count Pilpres, Ini Respon Bos Indikator

Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi. /Istimewa

SWARARAKYAT.COM – Burhanuddin Muhtadi Direktur Eksekutif Indikator Politik Infonesia siap membuka data quick count-nya (QC) di hadapan dewan etik dan akademisi.

Hal itu disampaikan oleh Burhanuddin Muhtadi di akun twitter miliknya ketika menanggapi cuitan dari netizen yang menantangnya membuka data, Jumat (19/4/2019).

Baca Juga:   Eggi Sudjana Laporkan Dua Polisi Bareskrim ke Divisi Propam

Baca Juga:   Gelar Deklarasi, DPW PINDORA Sumut Siap Memenangkan Prabowo-Sandi Di Pilpres 2019

QC yang dilakukan oleh Indikator menunjukkan, dari 95,7 persen suara yang masuk, 53,91 persen memilih pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan 46,09 persen suara memilih pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Tak hanya Indikator, sejumlah lembaga survei lain memuat hasil yang kurang lebih sama.

Lantaran hasil survei yang memuat hasil serupa itu justru membuat kubu Prabowo-Sandi tidak percaya pada quick count.

Baca Juga:   Dianggap Provokatif, Banser dan Ansor Lamongan Laporkan Khatib Shalat Jumat

Tim Prabowo-Sandi bahkan memiliki data dan metode sendiri dan mengaku telah melakukan real count (RC) oleh tim internal.

Berdasarkan atas RC tim Prabowo-Sandi, diperoleh hasil pasangan calon 02 tersebut meraup suara diatas 60 persen.

Baca Juga:   Munarman Curiga Kamera CCTV Rumah Habib Rizieq di Mekkah Dicuri

Namun tentu saja, buka-bukaan data QC itu tidak akan dilakukan oleh Buhanuddin sendirian.

Dia akan membuka data QC lembaganya bersama dengan lembaga survei lain yang tergabung dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi).

Burhanuddin juga meminta kubu BPN Prabowo-Sandi untuk didatangkan guna melihat secara langsung data yang akan dipaparkan oleh lembaga-lembaga survei yang tergabung dalam Persepi.

Baca Juga:   Sudirman Said: Relawan Prabowo-Sandi di Solo Solid dan Kuat

Burhanuddin juga meminta BPN membuka data hasil olahan tim internal Prabowo-Sandi.

“Besok lembaga saya bersama anggota PERSEPI lainnya akan melakukan apa yg kamu minta depan Dewan Etik dan akademisi,” ulasnya.

“Sekarang coba kamu minta BPN buka-bukaan data juga. Jangan hanya ke kami kamu menuntutnya,” cuit Burhanuddin dengan nada kesal, di twitternya pada Jumat (19/4/2019). (sta)

Baca Juga:   Setelah LRT Jabodebek, JK Kritik Proyek Kereta Trans Sulawesi

Kontributor

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!