Connect with us
Dibaca: 458

Nasional

Hasil Pilpres Belum Diumumkan, Ijtimak Ulama III Keluarkan 5 Rekomendasi

Ijtimak Ulama III tahun 2019 di Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/5/2019). Foto: Istimewa

SWARARAKYAT.COM – Panitia Ijtimak Ulama III (Ketiga) telah memutuskan kesimpulan terkait masalah kecurangan di Pilpres 2019. Hasilnya, ada 5 rekomendasi yang disimpulkan di ijtimak ini.

“Keputusan ijtimak ulama dan tokoh nasional adalah tentang sikap terhadap kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif dalam proses pemilu 2019,” ujar Ketua penanggung jawab Ijtimak Ulama III, Yusuf Muhammad Martak, di Hotel Lor In, Sentul, Bogor, Jawa Barat, mengutip Detik, Rabu (1/5/2019).

Baca Juga:   Koalisi Prabowo-Sandiaga Finalisasi Yenny Wahid Masuk Badan Pemenangan
Baca Juga:   Pemerintah Hibahkan Ratusan Laptop dan Printer Bekas Acara IMF-WB di Bali

Martak mengatakan setidaknya ada lima rekomendasi dari Ijtimak ini. Salah satunya, ijtimak mendesak Bawaslu-KPU untuk mendiskualifikasi paslon 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dari Pilpres 2019.

Berikut lima rekomendasi Ijtimak Ulama III :

  1. Menyimpulkan bahwa telah terjadi berbagai kecurangan dan kejahatan bersifat terstruktur, sistematis, dan masif dalam proses penyelenggaraan pemilu 2019.
  2. Mendorong dan meminta BPN Prabowo-Sandi untuk mengajukan keberatan melalui mekanisme legal, prosedural, tentang terjadinya kejadian berbagai kecurangan, kejahatan yang terstruktur, sistematis, masif dalam proses pilpres 2019.
  3. Mendesak KPU dan Bawaslu untuk memutuskan membatalkan, atau mendiskualifikasi pasangan calon capres-cawapres 01.
  4. Mengajak umat dan seluruh anak bangsa untuk mengawal, dan mendampingi perjuangan penegakan hukum dengan cara syar’i dan legal konstitusional dalam melawan kecurangan, dan kejahatan, serta ketidakadilan, termasuk perjuangan pembatalan/diskualifikasi paslon capres-cawapres 01 yang ikut melakukan kecurangan dan kejahatan dalam pilpres 2019.
  5. Memutuskan bahwa melawan kecurangan dan kejahatan serta ketidakadilan kecurangan merupakan amar ma’ruf naim mungkar serta konstitusional dan sah secara hukum dengan menjaga keutuhan NKRI dan kedaulatan rakyat.
Baca Juga:   Kesaksian Warga Petobo: Disini Pusat Perjudian Terbesar

Ditetapkan di Bogor 1 Mei 2019 (25 Sya’ban 1440 Hijriah), pimpinan sidang pleno Ijtimak Ulama III dan Tokoh Nasional Indonesia III tahun 2019,

KH Abdul Rasyid Abdullah Syafie

Ustaz Yusuf Muhammad Martak

Ustaz Zaitul Rasmin

Ustaz Slamet Maarif

KH Sobri Lubis

Ustaz Bachtiar Nashir

Demikian keputusan Ijtimak III kami bacakan. (sta)

Baca Juga:   Penjelasan Ustadz Abdul Somad Soal Poligami Disambut Tawa Jama'ah

Kontributor

More in Nasional

error: Dilarang copy paste tanpa izin!