Connect with us
Dibaca: 268

Peristiwa

Ada Penjarah Bawa Makanan Banyak, Warganet: Ya Allah Sampai Segitunya

Sebuah bangunan pusat perbelanjaan yang roboh sebagian akibat gempa di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018). - ANTARA/HO

SWARARAKYAT.COM – Aksi penjarahan toko oleh para korban gempa di Sulawesi Tengah (Sulteng) disesalkan sejumlah pihak. Terlebih ada penjarah yang membawa banyak barang, sehingga menuai protes dari warganet.

Sebuah video amatir menggambarkan aksi penjarah yang nakal, dengan membawa banyak makanan. Warganet protes lantaran di tenda-tenda pengungsian masih banyak korban yang kelaparan.

Sementara itu, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memberikan toleransi terhadap penjarahan makanan dan minuman di toko-toko oleh para korban gempa yang kelaparan. Namun, penjarahan barang selain makanan dan minuman akan ditindak tegas.

Baca Juga:   Terinspirasi 212, Lautan Massa Hadiri Aksi 812 di Malaysia

Mabes Polri mengaku telah mengirimkan 1.400 personel Polri ke Palu Sulawesi Tengah untuk membantu membersihkan sisa gempa bumi dan tsunami sekaligus mengamankan sejumlah toko yang dijarah masyarakat.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto mengungkapkan Kepolisian akan memberi toleransi jika masayarakat hanya mengambil makanan dan minuman dari toko yang dijarah. Namun menurut Setyo, jika masyarakat korban gempa bumi dan tsunami di Palu Sulawesi Tengah sudah mengambil barang elektronik dan emas, hal tersebut adalah tindakan kriminal dan akan diberikan tindakan tegas.

Baca Juga:   Hari ini, 11 TPS di Jakarta Adakan Pemungutan Suara Ulang

“Kalau memang yang diambil itu kebutuhan pokok, kita mungkin masih memberi toleransi. Tapi kalau barang lain yang diambil, sudah kriminal namanya. Barang pokok itu makanan dan minuman,” tuturnya, Senin (1/10/2018).

Setyo juga mengimbau semua masyarakat Palu yang menjadi korban gempa bumi dan tsunami agar tidak melakukan tindakan kriminal dan melanggar hukum. Dia memastikan Polri dan TNI bersama-sama akan mengirimkan kebutuhan pokok semua korban seperti makanan, obat-obatan dan perlengkapan lain.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum di sana,” katanya.

Baca Juga:   Curi Beras, Pasutri Ini Digorok Tetangga Hingga Lehernya Nyaris Putus

Dia mengaku Kepolisian telah berkoordinasi dengan relawan dan sejumlah Ormas untuk mengirimkan bantuan logistik korban gempa bumi dan tsunami di Palu Sulawesi Tengah. Menurutnya, Polri dan TNI akan memberikan pengamanan maksimal untuk mempermudah pengiriman bantuan tersebut.

“Kami dari aparat TNI dan Polri nanti akan fokus memberikan pengawalan bantuan itu ke posko sehingga pembagian bantuannya jelas nanti,” ujarnya. (SR/Ren)

More in Peristiwa

error: Dilarang copy paste tanpa izin!