Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Connect with us
Dibaca: 2.250

Bisnis

Ahok Sebut Satu Reklamasi Bisa Untung Rp100 Triliun Lebih, Anies: Apakah Mau Negeri Ini Dijual Murah?

SWARARAKYAT.COM – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah mencabut izin reklamasi untuk 13 pulau di Jakarta Utara. Langkah Anies mencabut izin reklamasi sesuai hasil kajian Badan Koordinasi Pengelolaan Reklamasi Pantai Utara Jakarta yang telah memverifikasi kegiatan reklamasi.

Aiman Widjaksono mencoba mengangkat isu tersebut melalui program Aiman “Anies, Reklamasi Ahok, & Pilpres”. Narasi Aiman mengutip pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). 

Baca Juga:   Klarifikasi Berita Detikcom, Buni Yani: Saya Tidak Serang Jokowi atau Pamer Cum Laude

Proyek Reklamasi Teluk Jakarta sebelumnya ramai digadang-gadang Ahok saat masih menjabat, Ahok mengatakan kebijakan reklamasi akan membawa banyak manfaat bagi pemerintah Ibu Kota.

Kala itu, ia berani menjamin bahwa satu proyek reklamasi dapat mengumpulkan lebih dari Rp100 triliun yang sebagian keuntungannya mengalir ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

Aiman mencoba konfirmasi kepada Anies terkait pernyataan Ahok saat menjabat sebagai Gubernur DKI yang menyebut keuntungan Rp100 triliun lebih tersebut. 

Baca Juga:   Israel Serang Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Begini Tanggapan Jokowi

“Bandingkan, kalau anda mau memberi konstribusi nilainya berapa tadi? (Rp100 triliun lebih untuk satu pulau, jawab Aiman). Ini charity (amal) atau komersial? (komersial, jawab Aiman). Berarti anda harus untung berapa untuk bisa memberi sumbangan itu?,” Anies balik bertanya ke Aiman.

“Memang luar biasa,” tukas Aiman. 

Baca Juga:   Rupiah Tembus Rp15.300, Iwan Fals: Hah, Busyet, Netizen: Bikin Lagu Rupiah Merosot Dong Bang!

“Berarti, apakah mau negeri ini dijual murah? Silakan anda kerjakan didepan Ibu Kota. Ini Ibu Kota ya, kita bukan bikin reklamasi, ini Ibu Kota,” tegas Anies.

“Karena itu, saya katakan dari awal, bagi saya bukan nilai rupiahnya adalah hitungan bisnis. Saya tidak terlibat dalam kegiatan bisnis. Saya pegang ini (sambil menunjukkan lencana Gubernur DKI), ini atas nama negara menjaga semua aturan yang ada di Provinsi ini, Ibu Kota ini. Karena itu saya pegang ini baik-baik,” tandas Anies. (SR/Ren)

Advertisement
Advertisement

Penulis

Advertisement

More in Bisnis