Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Connect with us
Dibaca: 78

Internasional

Ajaib! Ratusan Telur Ayam yang Dianggap Rusak Menetas Secara Alami

Fenomena aneh di Marneuli, Georgia menggemparkan media sosial. Sebuah rekaman video menangkap momen ratusan telur ayam yang telah dibuang menetas semua.

Dikutip swararakyat dari RT News melalui laman siakapkeli, telur-telur tersebut pada awalnya diklafikasikan sebagai telur yang rusak oleh pengusaha sebuah pusat peternakan ayam telur di kota kecil Marneuli.

Kemudian telur-telur tersebut ditinggalkan di satu kawasan buangan di Georgia.

Pengusaha ayam telur tersebut kemudian meninggalkan telur-telur tersebut di satu daerah gurun.

Bahkan, penduduk desa juga tidak peduli dengan telur-telur tersebut karena menganggapnya tidak lagi bisa digunakan.

Namun tak disangka, dengan bantuan cuaca yang terik, telur-telur tersebut menetas secara alami.

Fenomena yang dianggap ‘ajaib’ oleh penduduk lokal itu lalu direkam dalam satu video yang kemudian diunggah ke media sosial.

Video yang direkam warga setempat itu kemudian menjadi viral hingga berhasil menarik perhatian para warganet di media sosial.

Beberapa turut menganggap kejadian tersebut sebagai sesuatu yang menakjubkan dan juga ingin tahu keadaan anak-anak ayam tersebut.

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh netizen atas insiden tersebut, pemerintah Marneuli telah mengeluarkan pernyataan dengan menjelaskan sebagian besar anak-anak ayam tersebut telah diambil oleh penduduk lokal untuk dipelihara.

Fenomena telur ayam itu juga memantik komentar warganet di Indonesia. Namun ada yang mengira, fenomena tersebut terjadi di Jeddah.

https://twitter.com/SayaniMujib/status/1037537203746795521?s=19

Loading...

Baca Juga:   Selain Dikenal Negara Terjerat Utang IMF, Yunani Ternyata Negara Asal Sejarah Sistem Diplomasi
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Internasional