Connect with us
Dibaca: 215

Politik

Atribut Dirusak, Wasekjen Demokrat: Jaman Orde Baru Atribut PPP dan PDI Tetap Tampil Tanpa Dirusak

Atribut Demokrat dirusak di Pekanbaru, Riau - Foto: Twitter Andi Arief

SWARARAKYAT.COM – Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief mengabarkan perusak atribut Demokrat di Pekanbaru, Riau telah diserahkan ke Polisi.

Dari pengakuan pelaku, disebutkan secara jelas jumlah perusak sebanyak 35 orang yang dibagi menjadi 5 kelompok. Mereka mengakui juga dibayar Rp150 ribu perorang.

Yang membuat miris Andi, pelaku menyebut disuruh oleh partai penguasa.

“Dari pengakuan orang di tangkap oleh Polisi, Jumlah perusak atribut partai Demokrat ada 35 orang yg dibagi dlm 5 kelompok, satu regu 7 orang. Mereka dibayar 150 ribu/orang. Yang menyedihkan, pemberi order dari Partai berkuasa,” cuit Andi.

Baca Juga:   Andi Arief: Perintah SBY Jelas Memang Dua Kaki, di Pileg dan Pilpres

Berdasarkan keterangan pengurus DPC Demokrat, pelaku mengaku disuruh Pengurus PDI Perjuangan.

Baca Juga:   Celetuk Ma'ruf Amin: Saya Jadi Model Sekarang di Paris

Andi kemudian membandingkan dengan peristiwa di jaman Orde Baru (Orba). Pada masa itu, PPP dan PDI tetap diberi kesempatan tampil, tanpa ada perusakan.

“Jaman Orde Baru, atribut PPP dan PDI tetap diberi kesempatan tampil. Tidak dirusak masal. Cara Orde Baru atau Golkar waktu itu membuat atribut di tempat yang sama dengan lebih besar dan menutupi atribut PPP dan PDI. Itu cara orang politik. Bukan dengan merusak,” kata Andi. (Ren)

Advertisement

Penulis

Advertisement

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!