Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Connect with us
Dibaca: 78

Politik

Beda Sikap KPU dan Bawaslu soal Caleg Eks Koruptor

Jakarta, CNN Indonesia — Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta eksekusi atas keputusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang meloloskan caleg eks napi korupsi ditunda hingga uji materi UU Pemilu dan Peraturan KPU (PKPU) diputuskan.

Arief mengaku pihaknya tidak menolak keputusan yang dikeluarkan Bawaslu, yakni mengizinkan eks terpidana korupsi menjadi bakal caleg sementara.

“Sepanjang PKPU itu belum diubah, maka PKPU itulah yang harus dijalankan,” ujarnya, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/9).

Lebih dari itu, Arief mengklaim pihaknya telah mengirimkan surat edaran kepada Bawaslu di daerah untuk menunda memberi izin kepada eks terpidana korupsi menjadi bacaleg sementara.

“Kalau memang PKPU dinyatakan bertentangan dengan UU, saya juga berharap semua pihak mematuhi itu. KPU akan mematuhi itu. Tapi kalau yang terjadi juga PKPU itu dinyatakan tidak bertentangan, semua juga harus mematuhi itu,” ujar dia.

Sebelumnya, Bawaslu mengabulkan gugatan terhadap KPU DKI Jakarta yang tak meloloskan M Taufik, politikus Partai Gerindra yang merupakan eks napi korupsi, sebagai caleg.

Baca Juga:   Rosi Kaget, Gustika Ungkap Pengakuan Ternyata Sandiaga Uno Kerabat Bung Hatta, Ini Silsilahnya
Advertisement

Penulis

Advertisement

More in Politik