Connect with us
Dibaca: 78

Pemilu 2019

Debat Capres Kedua, Jokowi dan Prabowo Akan Gunakan ‘Strategi Khusus’

Jokowi - Prabowo. Foto: Istimewa

SWARARAKYAT.COM – Debat Capres Kedua bakal digelar KPU pada Minggu (17/02/2019) mendatang. Debat antara Capres Jokowi dan Prabowo Subianto diharapkan lebih agresif.

Debat kedua akan mengusung tema energi, lingkungan hidup, infrastruktur, pangan, dan sumber daya alam. Kedua kubu Jokowi dan Prabowo sudah siap dengan materi yang akan didebatkan dan memiliki jurus andalan untuk saling menyerang.

Baca Juga:   Sering Ada di Halaman Rumah, Rumput Ini Ternyata Bisa Sembuhkan Banyak Penyakit

Dilansir SwaraRakyat.com dari Merdeka.com, berikut ini jurus andalan Jokowi dan Prabowo yang akan dipakai untuk debat capres kedua:

1. Masukan dari Tim ahli ekonomi

Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Usman Kansong mengungkapkan Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta masuk jajaran tim ahli ekonimi. Menurut Usman, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf itu bakal berperan banyak karena tema debat kedua berkaitan dengan bidangnya.

Ada juga ahli ekonomi dari PDI Perjuangan yang bakal membantu persiapan debat. Dia adalah Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno. Nama-nama ahli lain yang dilibatkan dalam tim ahli, yaitu anak menteri KLHK Emil Salim, Roosdinal Salim, politikus PSI dan mantan tim transisi KLHK Agus Sari dan mantan Direktur Eksekutif Walhi Emmy Hafild yang juga politisi Nasdem. Mereka memberikan masukan soal lingkungan.

Baca Juga:   Ini Bukti Dugaan KPU Memihak Kepada Salah Satu Paslon

Ada juga nama politisi Golkar Misbakhun yang dipercaya memberikan masukan soal infrastruktur. Dan politisi Hanura Inas Nasrullah yang ahli di bidang energi. Juga ada masukan dari Serikat Petani Indonesia untuk masalah pangan.

2. Siapkan Materi keberhasilan atasi kebakaran hutan

Capres petahana Joko Widodo akan mengangkat keberhasilan terkait penegakan hukum dalam kasus lingkungan hidup. Salah satunya penanganan kasus pembakaran hutan. Politisi Partai Solidaritas Indonesia, yang tergabung dalam tim ahli debat kedua, Agus Sari mengatakan rekam jejak pemerintahan Jokowi dalam bidang tersebut lumayan berhasil.

“Track record penegakan hukum kasus lingkungan hidup juga lumayan berhasil,” kata Agus, dikutip dari merdeka.com, Rabu (30/1). Dia juga menjelaskan Jokowi akan menyiapkan harga dan ketersediaan energi merata sebagai bahan debat.

Baca Juga:   Cerita Prabowo Saat Jabat Danyon Brigif, Kagum Ada Kopral Pemberani

3. Gunakan Strategi Bertahan di Debat Capres Kedua

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ahmad Muzani mengatakan Prabowo Subianto tidak akan mengubah gaya dalam debat capres-cawapres tahap kedua. Dia mengungkapkan, Prabowo akan mempertahankan gaya bertahan sama seperti debat perdana.

Menurut Ahmad Muzani, Prabowo memiliki prinsip sendiri dengan tidak menyerang lawannya dalam debat tersebut. Tambah Wakil Ketua MPR ini, Prabowo tidak ingin menang dengan menyombongkan dirinya sendiri dalam debat.

Baca Juga:   Relawan Militan Gatot Nurmantyo Putuskan Dukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019

“Beliau ingin menang tidak ingin dengan cara menepuk dada atau dengan kesombongan sehingga inilah yang prinsip-prinsip yang terus beliau pegang teguh saya kira perdebatan kedua dengan tema ini pun tetap akan menjunjung tinggi integrity,” ungkapnya.

4. Manfaatkan Masukan Kwik Kian Gie

Sandiaga Uno memberi bocoran, dalam persiapan debat kedua, ekonom Kwik Kian Gie bakal menjadi sosok penting yang akan memberikan masukan bagi Prabowo. Kwik menjadi pembisik Prabowo untuk debat kedua. Mantan Menteri Ekonomi tersebut sebelumnya juga telah ditunjuk menjadi Penasihat Ekonomi Prabowo-Sandi.

“Salah satu sesi yang terpenting, nanti saya akan mendapatkan masukan dari Pak Kwik Kian Gie,” ujarnya.

Baca Juga:   Prabowo Akan Melaksanakan Reorientasi Pembangunan, Jika Terpilih Nanti

Prabowo dan Sandiaga menegaskan komitmennya, mengembalikan Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan hidup sesuai UUD 1945 Pasal 33. Sandiaga, Kwik maupun Prabowo sama-sama meyakini bahwa bumi, air dan kekayaan di dalamnya untuk kesejahteraan rakyat.

“Nantinya tidak ada lagi penguasaan SDA hanya untuk segelintir orang, kelompok maupun Golongan tertentu,” ucapnya. (sta)

Advertisement

Penulis

Advertisement

More in Pemilu 2019

error: Dilarang copy paste tanpa izin!