Connect with us
Dibaca: 92

Pemilu 2019

Diduga Langgar Administrasi, KPU Lebak Dilaporkan ke Ombudsman

Ilustrasi Gambar Komisi Pemilihan Umum (KPU)

SWARARAKYAT.COM – Proses seleksi anggota KPU Kabupaten Lebak yang berlangsung pada 2018, resmi dilaporkan ke Ombudsman RI Perwakilan Banten. Laporan tersebut terkait dugaan administrasi dalam tahapan rekrutmen.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Banten, Bambang P Sumo mengatakan, bahwa setelah mendapatkan laporan adannya kecurangan dalam rekrutmen di KPU Lebak, dirinya telah meminta klarifikasi terhadap KPU RI melalui KPU Banten.

“Kami meminta klarifikasi melalui KPU Banten, agar KPU Banten meneruskan ke KPU RI. Sehingga kecurangan tersebut bisa dihentikan,” ujar Bambang saat ditemui di Kantornya, Selasa (8/19/2019). 

Baca Juga:   Perindo: Kotak Suara Kardus Inovatif dan Praktis, Sulit Dijiplak

Hasil klarifikasi tersebut, Dikatakan Bambang, KPU Banten sudah diminta melakukan fit and propes test terhadap Calon KPU Lebak yang lolos dalam 10 besar.

Namun dirasa belum tuntas, sambungnnya, Ombudsman Banten kemudian melakukan pendalaman. Sebab, ada dugaan pelanggaran maladministrasi dalam proses seleksi KPU Lebak. Permintaan klarifikasi proses seleksi itu pun sudah disampaikan Ombudsman.

“Saya kira, terdapat salah satu kejanggalan dalam proses seleksi. Yakni, kelulusan hasil tes tertulis dengan sistem Computer Assisted Tes (CAT) yang berlangsung pada 19 November 2018 tidak sesuai. Karena terdapat dua perserta yang nilai paling tinggi justru tidak diloloskan oleh Panitia Khusus, malah nilai terendah diloloskan,” ungkapnya.

Baca Juga:   Usai Debat Cawapres, Panelis Beri Nilai Berapa Sih ke Bang Sandi dan Kyai Ma'ruf ?

Bambang pun menilai, bahwa ada potensi maladministrasi dalam menyeleksi dan menetapkan 10 besar Calon Anggota KPU Lebak.

“Dasar penilaiannya bagaimana, dan mengapa yang nilainya lebih tinggi tidak lolos ?,” ucapnya saat mempertanyakan keputusan Timsel Anggota KPU Lebak.

Sementara itu, langkah Ombudsman Banten pun mendapat dukungan dari Bawaslu Banten.

“Kalo sudah ditangani Ombudsman kita mendukung, karna proses seleksi KPU lebak harus transparan,” ujar Kepala Bawaslu Banten, Didih saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Baca Juga:   Janggal! KPU Bentuk Relawan Demokrasi, Jagad: Relawan Kok Digaji

Maka dari itu, Didih berjanji, akan ikut serta mendalami persoalan proses seleksi KPU Lebak yang kini terdapat maladministrasi, dan sedang didalami oleh Ombudsman Banten.

“Janji ini pun akan dilakukan dengan melakukan beberapa langkah. Salah satunya memberikan masukan ke KPU RI. Karna ini sudah ke KPU Banten, paling kita beri masukan kepada KPU RI, agar menuntaskan persoalan yang terjadi di KPU Lebak,” tandasnya. (Ren)

More in Pemilu 2019

error: Dilarang copy paste tanpa izin!