Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Connect with us
Dibaca: 66

Politik

Dikritik Soal Dukungannya ke Jokowi, Ridwan Kamil Minta Netizen Move On

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta para netizen (warganet) berlaku adil terhadap dirinya yang kini mendukung salah pasangan bakal Calon Presiden (Capres) dan bakal Calon Wakil Presiden (Cawapres).

Menurut Ridwan Kamil, Soal dukung mendukung kepada salah satu pasangan Capres-Cawapres, juga pernah dilakukan oleh beberapa gubernur, termasuk Gubernur Jawa Barat, sebelumnya.

Karena itu, kata Ridwan Kamil, netizen diharapkan adil ketika mengomentari dirinya yang kini mendukung pasangan Joko Widodo dan KH Maruf Amin.

Joko Widodo-Maruf Amin adalah pasangan bakal Capres dan bakal Cawapres pada Pemilihan Umum Presiden 2019 (Pilpres 2019) yang diusung oleh sembilan partai politik (parpol).

Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin akan berhadapan dengan pasangan baka Capres-bakal Cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang diusung oleh empat partai politik (parpol).

“2014 Gubernur Ahmad Heriawan, terbuka mendukung capres, berkampanye dan BAHKAN jadi ketua timses Jabar. 2018 beliau juga mendukung terbuka paslon pilgub,” tulis Ridwan Kamil di akun twitternya, Sabtu (8/9/2018) sekitar 11 jam lalu.

Ridwan Kamil juga memberikan contoh gubernur lainnya, yakni Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, yang mendukung pasangan Prabowo-Hatta Rajasa pada Pilpres 2014.

Irwan Prayitno dan Ahmad Heriawan adalah dua gubernur dan politisi yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dukungan yang disampaikan Irwan Prayitno dan Ahmad Heriawan tidak sebatas pernyataan, bahkan langsung menjadi ketua tim sukses Prabowo-Hatta di wilayah masing-masing.

“Bedanya sekarang, saya menyatakan dukungan, tapi menahan diri tidak menjadi ketua timses. Nuhun,” kata Ridwan Kamil.

Ketika ditanya salah satu netizen (warganet) apakah nanti tidak malu ketika Jokowi yang didukung Ridwan Kamil kalah di Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan tidak masalah.

Baca Juga:   Ridwan Kamil Sesalkan Pembakaran Bendera Tauhid Oknum Banser, "Sampaikan Pesan dengan Adab"

Ridwan Kamil pun memberi contoh tahun 2014, Gubernur Ahmad Heriawan (Aher) mendukung Prabowo-Hatta tetapi pemenang Pilpres adalah Jokowi-Jusuf Kalla, tetapi masyarakat Jabar biasa saja.

Menurut Ridwan Kamil, bagi dirinya dan masyarakat Jawa Barat, Pilpres adalah kompetisi rutin semata.

“2014 Pak Aher mendukung salah satu capres. Dan kalah. Masyarakat Jabar biasa aja. move on. Karena bagi kami, ini adalah kompetisi rutin semata. Masyarakat Jabar sudah dewasa dalam berdemokrasi,” tulis Ridwan Kamil.

Inilah twit Ridwan Kamil terkait dukungannya terhadap pasangan Jokowi-Maruf Amin yang banyak mendapat kritik netizen.

@ridwankamil 10h10 hours: 2014 Gubernur Sumbar mendukung terbuka kepada paslon capres. Tidak ada yang salah, selama aturan dan hukum tidak ada yang dilanggar dalam proses politik yang penting ini. Mari berlaku adil dan proporsional. Hatur Nuhun.

@ridwankamil 11h11 hours: 2014 Pak Aher mendukung salah satu capres. Dan kalah. Masyarakat Jabar biasa aja. move on. Karena bagi kami, ini adalah kompetisi rutin semata. Masyarakat Jabar sudah dewasa dalam berdemokrasi.

@ridwankamil 11h11 hours: 2014 Gubernur Ahmad Heriawan, terbuka mendukung capres, berkampanye dan BAHKAN jadi ketua timses Jabar. 2018 beliau juga mendukung terbuka paslon pilgub. Tidak ada pelanggaran hukum dan UU. Bedanya skg, saya menyatakan dukungan, tapi menahan diri tidak menjadi ketua timses. Nuhun

Loading...

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Politik