Daerah  

Direktur Eksekutif PKN, Sudana: Perkebunan Kelapa Sangat Penting Karena Hidupi Masyarakat Sulawesi Utara

FOTO: Direktur Eksekutif Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) I Made Sudanayasa (Sumber: SR/Bayu)

SWARARAKYAT.COM – Direktur Eksekutif Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), I Made Sudanayasa menyebut Sulawesi Utara banyak memproduksi kelapa.

Pada 2020, provinsi tersebut berhasil memasok kelapa sebanyak 242,5 ribu ton, turun 7,9% dibandingkan pada 2019,sesuai dengan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Indonesia menempati posisi produsen kelapa terbesar di dunia dengan jumlah produksi 183 juta ton per tahun pada tahun 2018. Sebagian besar kelapa Indonesia diproduksi di provinsi Sulawesi Utara.

“Sulawesi utara ini sangat masyhur dan dikenal sebagai daerah Nyiur Melambai.,” kata pria disapa akrab Sudana ini, Sulawesi Utara , Selasa.

Caleg DPR RI Nomor Urut 1 dari Partai Kebangkitan Nusantara ini menerangkan bahwa penghasil kelapa terbesar di Indonesia memang salah satunya ada di Sulawesi Utara.

“Sulawesi Utara konsisten menjadi sentra kelapa terbesar kedua di Indonesia dalam kurun waktu 2018 – 2022. paling banyak menghasilkan kelapa ada di Kab Minahasa Tenggara. Kab Minahasa Tenggara menyumbangkan sekitar 16,57 persen hasil kelapanya dengan total produksi mencapai 44.180 ton,” Tutur salah satu pimnas ini.

“Bahwa Luas areal tanaman perkebunan kelapa di Sulawesi Utara juga menjadi yang terbesar di antara komoditas lainnya, yakni Untuk data terakhir jumlah lahan tanaman kelapa 262.817,42 Ha pada 2020.” Imbuh Sudana.

“Di Sulawesi Utara, tanaman kelapa merupakan hasil perkebunan penting karena menghidupi jutaan penduduk Sulawesi Utara sehingga menjadi sumber pendapatan masyarakat pada umumnya, komoditas kelapa merupakan komoditas ekonomi yang menghidupkan petani yakni masyarakat pada umumnya” paparnya.

“Apalagi produk turunan kelapa sekarang dimata dunia sangat diminati, kalau kita tidak mulai menanam dari sekarang kapan lagi. Mengingat umur tanaman mulai berproduksikan 4-5 tahun,” jelasnya I made sudanayasa.

Hal tersebut juga dilakukan kata dia, supaya ekspor untuk turunan kelapa berkelanjutan.

“Sampai nanti bisa dinikmati oleh anak cucu kita. Jadi Hal ini akan memberikan kesempatan Petani mendapatkan Nilai maksimal dari Kelapa.karen kesejahtraan masyarakat petani pekebun kelapa sangat berpotensi, demi Sulut semakin maju dan Hebat,” tukas caleg DPR RI Dapil Sulut Nomor urut 1 .

Kedepanya Sudana berharap peremajaan kelapa tersebut Disiapkan secara konsisten sehingga dapat mensejahtrakan masyarakat. By