Connect with us
Dibaca: 230

Pemilu 2019

Diserang dari Segala Arah, KPU Undang Hackers Dialog, Hacker Indonesia: IT KPU Belum Aman, Tolong Perbaiki!

Situs KPU terus diserang oleh peretas. Ilustrasi

SWARARAKYAT.COM – Situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus diserang oleh para peretas (hacker). Daripada menyerang sistem karena kecewa dengan kinerjanya, mereka diminta bertemu langsung untuk sampaikan kritik.

Situs KPU diretas oleh hacker yang berasal dari dalam dan luar negeri. KPU meminta hacker untuk muncul dan melakukan dialog mengkritisi situs yang dimiliki penyelenggara pemilu tersebut.

Baca Juga:   Roy Kiyoshi Tampil Makin Feminim dengan Wig dan Menari Ular

Baca Juga:   Andi Arief Sebut Aktor Dibalik Perusakan Atribut Demokrat Caleg PDIP Kota Pekanbaru

Komisioner KPU Viryan Aziz mengatakan bahwa lembaganya selalu bekerja dengan baik meski tetap ada kekurangan. Perkuatan sistem dari hack juga terus dilakukan.

“Artinya bagaimana kami berupaya meminimalisir potensi tersebut. Yang kami lakukan adalah bekerja sebaik mungkin sehingga misalnya ada seorang hacker kesal dengan KPU, tidak jadi. Kita harapkan mereka mendukung,” katanya di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Baca Juga:   Perayaan Natal di GBK Dihadiri Ratusan Ribu Umat Nasrani, Anies Baswedan Banjir Pujian

Viryan menjelaskan bahwa hajatan pemilu sangat penting dan mahal dampaknya bagi berjalannya tata negara.

“Misalnya orang-orang kita bagaimana sikap politiknya, kita harap hacker bisa dukung kita. Kalau ada yang mau kritisi, silakan datang. Kita siap dialog,” jelasnya.

Baca Juga:   Sudjiwo Tedjo Bela Sandiaga, Soal Tudingan Ada Settingan di Video Wanita Histeris Minta Foto

Viryan menuturkan bahwa peretas kali ini bukan hanya berasal dari dalam negeri, internasional pun tidak ketinggalan ikut mengganggu. Peretas ini menyerang apa saja, baik situs, sistem informasi penghitungan, maupun sistem data pemilih yang dimilikinya.

Meski begitu, dia memastikan serangan peretas bisa ditangani dan tidak akan mengganggu proses dan pelaksanaan pemilu.

Baca Juga:   Prof. Yusril: HTI Masih Ada dan Bukan Ormas Terlarang

Sistem IT KPU Ada Celah Keamanan

Hal senada pun ikut disuarakan oleh sejumlah pegiat dunia telematika. Misalkan, kelompok peretas yang menamakan diri mereka Kang Parkir, mengungkapkan mereka menemukan sejumlah masalah pada situs KPU RI.

Salah seorang yang mengklaim, peretas dari Indonesia, yang tidak menyebut namanya mengakui lewat akun Instagram @mrbinarycode, “Situs KPU masih ada celah keamanan, banyak sekali serangan datang dari dalam dan luar negeri. Kami sudah pernah beritahu KPU agar selalu waspada dan terus menerus melakukan perbaikan”.

Pada prinsipnya, para peretas yang menyebut diri mereka kelompok Satpam Socmed itu, berkomitmen untuk ikut mengawal Pemilu 2019 sejak awal hingga seterusnya. Supaya tidak terjadi kecurangan dalam bentuk apapun oleh para kontestan. Jadi siapapun jangan berbuat curang, siapapun yang melakukannya akan kami lawan, termasuk kubu calon nomor urut 02 sekalipun. (sta)

Baca Juga:   Resmi Diboikot BPN Prabowo-Sandi, MetroTV Terancam di Eksekusi KPI Jadi TV Keluarga

More in Pemilu 2019

error: Dilarang copy paste tanpa izin!