Connect with us
Dibaca: 55

Politik

DPP Golkar dan Caleg DPD Malteng Gelar Pendidikan Politik

Penyerahan Plakat Pemilu dari Ketua DPD Golkar Malteng Rudolf Lailossa kepada Ketua Bappilu, Daali Tuatoi, dalam kegiatan pendidikan politik, Sabtu 22 Desember 2018 (Foto:liputan)

SWARARAKYAT.COM – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar bekerja sama dengan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) gelar pendidikan politik bagi pemilih dalam menghadapi dan mensukseskan Pemiliham Umum (Pemilu) 2019, sabtu 22 Desember 2018.

Bertempat di Hotel Lulu, Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah, kegiatan pendidikan politik dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Malteng, Rudolf Lailossa, Sekretaris DPD Golkar Hasan Alkatiri dan Ketua Bappilu Golrkar Maluku Tengah.

Sementara pemberi materi dalam acara tersebut selain diisi Rudolf Lailossa, pemateri juga diisi oleh Abdul Samad Ningkeula, Devisi Hukum Komisioner KPU Maluku Tengah dan Hasan Alkatiri. 

Baca Juga:   Sempat Dikabarkan Masuk Nasdem, Ternyata TGB Resmi Pilih Partai Ini

Kegiatan yang bertemakan “Meningkatkan partisipasi politik, peningkatan literasi demokrasi dan meningkatakn volutarisme politik” berlangsung hanya sehari dan diikuti ratusan peserta.

Lailossa dalam kata pengantarnya mengatakan, kehendak berpolitik atau volutarisme politik merupakan jalan Partai Golkar untuk mencitakan kesejahteraan dan keadilan sosial.

“Kita punya semangat yang sama untuk membangun Maluku tengah. Voluntarisme ini sebuah bahan kehendak, kita punya cita-cita untuk mau berbuat baik,” katanya.

Dikatakan pemilu 2014, partai Golkar di Kabupaten Maluku Tengah sebagai pemenang kedua. Sehingga usaha untuk menciptakan janji-janji politik belum semua tercapai.

“2019 Partai Golkar harus jadi pemenang yang pertama. Karena distu ada nilai-nilai harus kita lakukan disitu. ada konsekuensi yang harus diwujudkan. kalau 2019 kita jadi pemenang kita bisa bikin lebih,” tandasnya. 

Baca Juga:   Ultah, Ini Imbauan Prabowo kepada Pendukungnya

Masyarakat apatis dengan tahapan pemilu 2019

Sementara itu dalam pemaparan materi yang dilakukan Ningkeula mengatakan, selama tahapan pemilu 2019 yang dilakukan KPU Maluku Tengah, masih banyak masyarakat yang apatis dan tidak ambil pusing tentang tahapan pemilu. Salah satunya terkait dengan memastikan nama ada dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) sampai pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) hasil perbaikan.

“Biasanya masyarakat apatis dengan apa yg dilakukan KPU. Kita berbporses kurang lebih 10 bulan untuk memastikan DPT. Yang kami serap warga pemilih apatis. Saat memajang DPS masyrakat tidak datang memastikan nama. Nanti sampai pada pemilihan pasti yang ngamuk,” uangkap Ningkeula. 

Baca Juga:   Siang Ini, Kantor DPP Demokrat Akan Digeruduk Relawan GNR

Olehnya itu dihadapan peserta yang mengikuti pendidikan politik, Ningkeula harap dimasa-masa mendekati pencoblosan masyarakat harus proaktif dan membantu KPU untuk mensukseskan Pemilu 2019 di Malteng. “Terdapat 319.000 DPT. Kami harap diatas 80 persen partisipasi pemilih pada hari pemilihan bulan april 2019 mendatang,” harapnya.

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!