Connect with us
Dibaca: 170

Megapolitan

DPRD Jakarta Putuskan Tarif MRT Rp 8.500 dan Untuk LRT Rp 5.000

MRT Jakarta mulai beroperasi. Pemprov DKI tetapkan tarif MRT bervariasi di tiap stasiun, maksimum Rp 8.500. Foto: MRT

SWARARAKYAT.COM – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan sudah menetapkan besaran tarif MRT (Moda Raya Terpadu) sebesar Rp 8.500. Besaran tarif untuk LRT (Lintas Rel Terpadu) juga telah ditetapkan, yaitu Rp 5.000.

“Akhirnya kita putuskan harga tiket MRT senilai Rp 8.500 dan LRT Rp 5.000. Ini transportasi baru, kita harus bisa saling jaga,” kata Prasetio di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (25/3/2019).

Baca Juga:   Datangi Prabowo, Ratna Sarumpaet Beberkan Kronologi Penganiayaan Terhadap Dirinya

Baca Juga:   Anies Nilai Polisi Bisa Usut Penemuan Ribuan E-KTP di Pondok Kopi

Dia mengungkapkan, MRT sudah cukup baik, terutama ketika ia ikut melakukan uji coba MRT dengan Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ia berharap kedepannya lebih baik lagi. “Sekarang kan percobaan pertama di Indonesia ada MRT, padahal kita sudah tertinggal puluhan tahun oleh negara tetangga,” kata Prasetio dikutip dari Antara.

Tarif MRT nantinya akan berbeda sesuai jarak antar halte.

Ia mengatakan, tarif tersebut akan berubah dari halte ke halte MRT ada perbedaan. “Kita ingin tekan pengguna mobil lari ke MRT dan juga dijaga itu MRT yang sudah baik (jangan) akhirnya dipakai enggak karuan,” katanya.

Baca Juga:   Sebelum ke Lokasi Peresmian, Anies Baswedan Posting Ucapan Terima Kasih Kepada Pekerja MRT

Ditambahkannya mengenai nilai subsidinya masih dalam penghitungan dan akan dirapatkan pada Selasa (26/3/2019). Saat ini sudah ada pembangunan 13 stasiun.

MRT akan beroperasi dengan delapan rangkaian mulai pukul 05.30 sampai 22.30 WIB selama bulan Maret dan April. Sesudah bulan April, jumlah rangkaian ditingkatkan menjadi 16 dan jam operasional ditambah dari pukul 05.00 sampai 24.00 WIB. (dede)

Baca Juga:   Gubernur DKI: Skala Banjir Jakarta Sangat Kecil, Ramainya Hanya di Medsos

More in Megapolitan

error: Dilarang copy paste tanpa izin!