Connect with us
Dibaca: 187

Opini

Dugaan Korupsi Impor Pangan Berdasarkan Hasil Audit BPK

Ilustrasi Gambar

Oleh: Djoko Edhi Abdurrahman*

DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI TENTANG IMPOR PANGAN YANG MELANGGAR PASAL 2 DAN PASAL 3 UNDANG-UNDANG NOMOR 31 TAHUN 1999 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI

PENGANTAR:

INDONESIA negara tropis seharusnya jadi  Lumbung Pangan Asia, karena mataharinya bersinar sepanjang tahun, curah hujannya tinggi dan memiliki banyak sumber air serta tenaga kerja.

Itulah mengapa negara tropis seperti Brasil dan Argentina menjadi salah satu eksportir terbesar kedelai, gandum, gula, hingga sapi.

Baca Juga:   Wibawa Ulama Yang Merosot

Demikian juga halnya dengan negara di kawasan Delta Mekong, seperti Thailand, Vietnam dan Kamboja jadi negara pengekspor beras terbesar. Mengapa Indonesia belum bisa jadi Lumbung Pangan Asia?

Karena tidak ada visi dan strategi untuk menjadi Mangkok Pangan Asia. Tidak ada kebijakan harga yang menguntungkan petani (Pricing Policy). Banyak perhatian untuk pupuk, bibit, irigasi dan kontrol hama. Tapi belum ada kebijakan pertanian yang pro petani seperti di Jepang.

Adanya kecanduan impor (import addictive) sejumlah oknum terkait yang doyan impor, karena menguntungkan dan mendapatkan manfaat dari perburuan rente.

Baca Juga:   Menyaksikan Hebatnya Permainan Watak Jokowi

Kelangkaan pada sebagian komoditi pangan bisa terjadi (true scarcity) jika cuaca sangat panas,  seperti El Nino. Produksi bisa anjlok sampai 10 persen, Indonesia betul-betul membutuhkan impor beras sekitar 2,5- 3 juta ton.

Prev1 of 3

More in Opini

error: Dilarang copy paste tanpa izin!