Connect with us
Dibaca: 176

Politik

Ekspresi Luhut Terkesan Emosi Saat BPN Memprotes KPU, TKN: Luhut Suaranya Memang Keras, Bukan Marah

Wakil Ketua TKN Jokowi (Sekjen PPP), Arsul Sani.

SWARARAKYAT.COM – Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan ikut maju saat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga protes ke KPU dan Bawaslu, kala Joko Widodo menyinggung lahan Prabowo di debat capres kedua.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin mengklarifikasi reaksi Luhut itu.

Baca Juga:   Yusril Beri Isyarat Dukung Jokowi, Novel Bamukmin Merasa Tertipu

Dikutip dari detikcom Wakil TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Arsul Sani menilai momen ‘panas’ saat debat capres kedua bukanlah kericuhan. Arsul mengatakan aksi tersebut merupakan suatu bentuk protes BPN kepada penyelenggara debat.

“Itu bukan kericuhan. Saya ada di ruangan itu. Jadi pada saat setelah sesi di mana yang soal lahan itu, kan ada protes. Pada saat itu teman-teman 02, tokoh-tokohnya itu kan memang mengekspresikan ya dalam tanda kutip kemarahan lah,” ujar Arsul di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharary, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2019).

Baca Juga:   Sandi Ingin Persahabatan Dirinya dengan Prabowo, Jokowi, dan Ma'ruf Dicontoh Rakyat

Saat BPN menuju kursi komisioner KPU dan Bawaslu, Arsul melihat ada beberapa orang dari TKN menengahi.

“Ada dari kami juga yang menengahi. Itu mas Rizal Malarangeng kemudian Mas Arya Bima juga ada Mas Bahlil. Untuk ikut menenangkan,” lanjutnya.

Saat momen protes berlangsung alot, lalu Luhut mencoba untuk menengahi dan menenangkan suasana. “Kemudian mungkin karena prosesnya agak lama. Pak luhut bangkit dari tempat duduknya,” imbuhnya.

Baca Juga:   Video: Dzurriyah Pendiri NU: Warga NU Bebas Menentukan Pilihan di Pilpres 2019

Arsul juga mengklarifikasi ekspresi luhut saat menengahi protes BPN. Menurutnya, Luhut bukan marah, namun memang cara ia berbicara tegas dan keras.

“Kalau saya tidak melihat kalau Pak Luhut itu marah, tetapi bahwa suara Pak Luhut itu keras kan beliau memang orang Batak, itu aja,” ujarnya.

Arsul juga menjelaskan keberadaan Luhut hanya untuk mendinginkan suasana. Arsul juga yakin, Luhut memiliki niat baik agar debat bisa berjalan dengan lancar.

Baca Juga:   Kampanye di Jatim, Prabowo-Sandi Temui Gus Sholah dan Ziarah Makam KH. Hasyim Asy'ari

“Intinya, ‘ini ngapain sih ribut-ribu? udah kita selesaikan’, itu. Mungkin maksud beliau itu baik. Sudah jangan ribut dulu supaya ini debat lancar setelah itu kita diskusikan. Saya yakin Pak Luhut maksudnya itu,” tuturnya. (sta)

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!