Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Connect with us
Dibaca: 448

Politik

Ijtima Ulama II Sudah Ambil Keputusan, PBB Masih Belum Tentukan Pilihan

Foto: Lambang dan Bendera Partai Bulan Bintang

SWARARAKYAT.COM – Partai Bulan Bintang (PBB) hingga saat ini belum menentukan pilihan untuk mendukung capres dan cawapres di Pilpres 2019.

Kendati Ijtima Ulama II sudah memberikan dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Baca Juga:   Surya Paloh Ditagih Janji Bubarin NasDem, "Ah Ternyata Dia Bohong"

“Kami nyatakan sampai detik ini kami belum tentukan pilihan mendukung paslon manapun,” kata Sekretaris Jenderal DPP PBB, Afriansyah Fery Noor saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin (17/9/2018).

Dirinya menjelaskan, kehadiran Ketua Majelis Syuro PBB MS Kaban pada acara Ijtima Ulama II lebih bersifat pribadi memenuhi undangan dari panitia.

Baca Juga:   Diduga Terlibat Korupsi Dana Beasiswa, Mahasiswa Minta Polri Tangkap Lukas Enembe

“Pak Kaban datang karena undangan. Dan juga beliau mewakili Pak (Yusril Ihza Mahendra) yang memang sedang ada acara di luar negeri,” ucapnya.

Afriansyah pun tak membantah jika partainya masih membuka peluang komunikasi dengan kedua paslon.

“Sampai saat ini kami masih membuka komunikasi dengan capres Prabowo ataupun Jokowi. Namanya politik, yang terpenting syaratnya paslon bisa satu visi dan misi dengan PBB,” katanya.

Afriansyah menegaskan hal yang terpenting capres ke depan mau membela kepentingan umat Islam.

Baca Juga:   Geram! Effendi Ghazali Menyesal Membuat Pemilu Serentak

“Syarat utamanya adalah bagaimana capres-cawapres ke depan lebih peduli terhadap Islam dan Umat Islam. Kemudian syarat berikutnya adalah membantu meloloskan PBB agar lolos menembus parliamentary threshold (PT) empat persen,” katanya.

Karena kalau yang didukung menjadi presiden dan PBB juga masuk ke DPR, maka partai berbasis massa Islam ini siap menjadi mitra kritis.

“Pastinya jika kami duduk di DPR, maka kami akan bisa ikut mendukung ataupun mengkritik program pemerintah ke depannya demi kepentingan bangsa dan negara,” katanya.

Baca Juga:   Tokoh Muda NU: Ar-Rayah dan Al-Liwa Itu Bendera Perang, Bukan Identitas Politik Umat Islam

Meski begitu, lanjut Afriansyah, pihaknya tak ingin diburu-buru oleh pihak manapun untuk mendukung paslon capres-cawapres.

Karena mereka ingin berjuang secara mandiri agar bisa lolos ke kursi parlemen Senayan.

“Fokus kami saat ini sebenarnya bagaimana para caleg PBB bisa lolos ke DPR RI. Itu saja yang saat ini sedang kami perjuangkan. #2019GantiDPR,” katanya.

Loading...

More in Politik