Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Connect with us
Dibaca: 90

Nasional

Imam Nahrawi Sebut Total Barang yang Harus Dikembalikan Roy Suryo Senilai 9 Miliar

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) periode 2012-2014, Roy Suryo kini tengah terlibat polemik dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Roy dituding belum mengembalikan sejumlah aset dari kementerian yang pernah dia bawahi itu.

Dalam surat Kemenpora bernomor 5-2-3/SET.BIII/V/2018 tertanggal 1 Mei 2018, Roy dinyatakan belum mengembalikan 3.226 unit barang milik negara yang merupakan aset Kemenpora.

Melalui surat yang ditandatangani Sesmenpora Gatot S Dewa Broto itupun, Kemenpora meminta Roy untuk mengembalikan aset-aset tersebut.

Surat Kemenpora tersebut tersebar kepada publik, terutama di media sosial. Hal ini membuat nama politisi partai Demokrat tersebut santer dibicarakan.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi akhirnya ikut bicara. Menurut Imam, permintaan pengembalian aset negara itu sesuai hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2016.

Di dalam surat yang ditulis BPK, ada sekitar 3.226 barang milik negara yang diminta agar dikembalikan oleh politisi Demokrat itu.

“Setiap tahun, BPK memeriksa apa saja, soal kegiatan, kesesuaian, dan macam-macam termasuk aset BMN (barang milik negara). Ini saya berharap betul supaya diselesaikan, agar tidak ada yang mengganjal pemeriksaan kita di masa yang akan datang,” ujar Imam yang ditemui di Istana Kepresidenan Bogor pada Jumat (7/9) kemarin.

Menurut Imam, total nilai barang yang seharusnya dikembalikan oleh Roy ke negara tidak sebesar yang diprediksi orang. Nominalnya mencapai sekitar Rp 9 miliar.

“Enggak sampai (ratusan miliar). Setahu saya Rp 8-9 miliar,” ujar Imam pagi tadi di Istana Kepresidenan Bogor.

Surat agar Roy segera mengembalikan barang milik negara sudah dilayangkan sejak 2014 lalu. Sejumlah barang sudah dikembalikan Roy usai dilakukan serah terima jabatan pada 29 Oktober 2014. Barang yang dikembalikan antara lain televisi, kamera dan lensa kamera.

Baca Juga:   Bukan Main! Segini Total Massa di Reuni Alumni 212

“Sudah ada juga yang dikembalikan tahun 2016 senilai Rp 500 juta. Sekarang, barangnya ada di gudang kami. Tapi, sisanya belum, makanya masih muncul di temuan BPK,” ujar Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto ketika dikonfirmasi.

Ia menyebut barang-barang tersebut wajib dikembalikan ke negara. Lantaran hingga detik ini belum dikembalikan, maka Kemenpora akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan.

Berdasarkan surat BPK Nomor 100/2/XVI/05/2016 ada 1.438 jenis barang senilai Rp 8,5 miliar yang merupakan aset negara. Angka ini lebih sedikit dibandingkan yang tahun ini diklaim oleh Kemenpora yaitu mencapai 3.226 unit.

Pertanyaan mengenai kasus Roy ini, kemudian banyak yang dialamatkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan telah mengecek ke BPK dan memang ditemukan yang harus ditindak lanjuti. Oleh sebab itu, mereka berharap Roy bisa segera mengembalikan aset milik negara dan masih ia bawa.

“Kami tentu berharap dalam konteks pencegahan, sebisa mungkin aset yang memang dimiliki oleh negara itu bisa dipulihkan dan dikembalikan ke negara. Kalau memang itu terkait persoalan administratif tentu bisa diselesaikan secara administratif,” kata Febri yang ditemui pada Kamis malam di gedung KPK.

Loading...

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Nasional