Connect with us
Dibaca: 395

Pemilu 2019

Ingat, Situng KPU Bukan Hasil Resmi Pemilu, Ini Alasannya

Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ilustrasi

SWARARAKYAT.COM – Meski terus menuai protes akibat maraknya kesalahan dalam real count di Sistem Informasi Penghitungan (Situng), pihak KPU terus memperbarui hasil perolehan suara pemilu presiden 2019.

Diketahui terdapat banyak kesalahan entri data di website Situng KPU misalnya, data per TPS tanpa dilampirkan scan foto C1, jumlah suara paslon 01 (Jokowi-Ma’ruf) ditambah tapi jumlah suara Paslon 02 (Prabowo-Sandi) dikurangi. Lalu ada jumlah suara kedua paslon tertulis ‘nol’.

Baca Juga:   Fadjroel Rachman Baru Tahu Diblokir Karni Ilyas dan Fadli Zon, Netizen: Penjilat Pantas Diblokir

Baca Juga:   DEBAT KEDUA, Calon Presiden 2019 Dimulai, Capres Prabowo Mendapat Giliran Pertama

Selain itu, ada temuan jumlah suara yang diinput melebihi total jumlah pemilih atau jumlah suara sah per TPS.

Sepanjang 9 hari rekapitulasi, perolehan suara Situng KPU selalu menampilkan paslon 01 unggul atas paslon 02. Data yang telah masuk di Situng KPU sampai hari Jumat (26/4/2019) pukul 20.00 WIB sudah diatas 316 ribu TPS atau sekitar 38% dari total 813.350 TPS.

Baca Juga:   Soal Pembakaran Bendera, Jokowi: Serahkan ke Polisi

Kendati demikian, hal yang penting diketahui oleh masyarakat terutama para pendukung paslon 01 jangan senang dulu, sebaliknya para pendukung paslon 02 jangan buru-buru galau ya.

Karena pihak pengelola Sistem Imformasi Penghitungan Komisi Pemilihan Umum (Situng KPU) telah mencantumkan peringatan ‘disclaimer’ dalam website-nya. Berikut ini keterangan yang tercantum di bagian disclaimer :

Baca Juga:   La Nyalla Tegaskan Kembali: "Potong Leher" Saya Kalau Prabowo Menang di Madura

Situs Situng KPU mencantumkan peringatan ‘disclaimer’.

Disclaimer

1. Data entri yang ditampilkan pada Menu Hitung Suara adalah data yang disalin apa adanya atau sesuai dengan angka yang tertulis pada Salinan Formulir C1 yang diterima KPU Kabupaten/Kota dari KPPS.

2. Apabila terdapat kekeliruan pengisian data pada Formulir C1, dapat dilakukan perbaikan pada rapat pleno terbuka rekapitulasi di tingkat kecamatan.

3. Apabila terdapat perbedaan data antara entri di Situng dan Salinan Formulir C1, akan dilakukan koreksi sesuai data yang tertulis di Salinan Formulir C1.

4. Data yang ditampilkan di Situng bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.

Baca Juga:   Dukung Jokowi, Mbah Moen Doakan Prabowo Jadi Presiden

Oleh sebab itu, website Situng KPU sifatnya sama dengan situs penghitungan suara lain yang dikelola oleh masyarakat baik dari lembaga independen maupun pastisan seperti, AyoJagaTPS.com, Jurdil2019.org, KawalPemilu.org, dan RoemahDjoeang.com.

Apabila timbul keberatan dari peserta pemilu masih ada kesempatan untuk menganulir atau merevisi hasil Situng itu saat rapat pleno terbuka KPU. Sehingga tim sukses masing-masing pasangan calon (paslon) bila mempunyai data yang berbeda dengan hasil Situng dapat melakukan pencocokan data. (sta)

Baca Juga:   Jelang Debat Cawapres, Ini Persiapan Sandiaga Uno

More in Pemilu 2019

error: Dilarang copy paste tanpa izin!