Connect with us
Dibaca: 315

Politik

Ini Bukti Prabowo-Sandi Semakin Yakin Kejar Jokowi Pada Januari 2019

Pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno semakin yakin bisa mengalahkan Jokowi-Amin di Pilpres 2019

Prabowo Subianto

Pada September lalu, Lembaga survei Indikator Politik Indonesia melakukan survei elektabilitas capres-cawapres. Dalam survei itu, pasangan Jokowi-Ma’ruf menang telak 57,7 persen dari pasangan Prabowo-Sandi yang hanya mengantongi 32,3 persen.

Meski masih kalah oleh Jokowi, namun dari angka tersebut jelas terlihat jika elektabilitas Prabowo mengalami kenaikan cukup signifikan. Sebab pada survei Maret 2018 elektabilitas Prabowo hanya 12,1 persen. Melihat hal itu, kubu Prabowo semakin yakin awal Januari 2019 mereka bisa menyalip Jokowi-Maruf.

Baca Juga:   TKN Jokowi: Wajar SBY Gelisah, Capres-Cawapres Hingga Timses Semua Didominasi Kader Gerindra

Lebih -lebih bila melihat hasil survei Media Survei Nasional (Median). Median menyatakan kedua pasangan calon presiden memperoleh dukungan dari organisasi massa berbasis agama yang berbeda. Dalam rilis sigi teranyar mereka, Direktur Eksekutif Median Rico Marbun mengatakan capres inkumben Joko Widodo alias Jokowi unggul di kalangan pemilih Nahdlatul Ulama.

“Sedangkan Prabowo Subianto didukung kalangan Muhammadiyah,” kata Rico dalam konferensi pers Elektabilitas Capres: Mampukah Jokowi Berlari Kencang dan Prabowo Mengejar di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa, 27 November 2018 lalu.

Dalam survei yang dilakukan pada 4 -16 November 2018, Rico menjabarkan sebanyak 47,6 persen pemilih NU mendukung capres Jokowi. Sedangkan 36,4 persen lainnya memilih Prabowo. Adapun 16 persen sisanya belum menyatakan dukungan. Selisih pemilih NU untuk Jokowi dan Prabowo tercatat sebesar 11,2 persen.

Baca Juga:   Kapten Real Madrid "Marah-Marah" Saat Latihan Jelang Liga Champions 2018-2019, Ini Penyebabnya

Kondisi ini berbanding terbalik dengan dukungan para pemegang hak pilih dari kalangan Muhammadiyah. Sebanyak 62 persen responden dari kelompok ormas itu menyatakan bakal memilih Prabowo. Sedangkan 23,0 persen lainnya mendukung Jokowi.

2 of 3

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!