Connect with us
Dibaca: 363

Nusantara

Innalillahi, KH. Buchori Amin Meninggal Dunia Saat Tausiah Maulid Nabi Usai Ucapkan Kalimat Ini

SWARARAKYAT.COM – Innalillahi wa innailaihi rojiun. Kabar duka menyelimuti Yayasan Pondok Pesantren Al Ishlahiyah Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Salah satu penceramah yakni KH Buchori Amin, meninggal dunia saat memberikan tausiah dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Wisuda Madrasah Diniyah Al Ishlahiyah, Sabtu (15/12/2018) siang di Yayasan Ponpes Al Ishlahiyah Singosari.

Kiai Buchori Amin mengembuskan nafas terakhir saat berada di atas panggung.

Baca Juga:   Eksekusi Ratusan Hektar Lahan Perkebunan, Warga: Ini Indonesiaku, Kalian Malah Bela Orang China

Luli bejo, luli bejo, wong sing gak tahu kepetuk aku (Sangat beruntung, sangat beruntung. Orang yang tidak pernah bertemu Nabi Muhammad, tapi beriman pada Nabi Muhammad SAW),” kata Kiai Buchori Amin saat itu.

Seusai mengucapkan kata-kata seperti itu, badan Kiai Buchori seperti terhuyung. Pelantang suara yang dipegangnya lantas terjatuh.

Baca Juga:   Besok Ada Bagi-Bagi Sembako Murah Jokowi-Ma'ruf di Sleman, Mau?

Tubuh Kiai Buchori kemudian terhuyung kebelakang dan bersandar pada kursi seperti orang tertidur.

Melihat itu, jemaah segera berlari dan menghampiri tubuh Kiai Buchori. Ia lantas dibawa ke BKIA Muslimat Singosari.

Namun, Kiai Buchori sudah dinyatakan meninggal dunia. Kabar duka ini dibenarkan Mufidah, keluarga Kiai Buchori Amin.

Baca Juga:   KAHMI Sulteng Minta Pelaku Pengeroyokan Ketua HMI Diproses Secara Hukum

“Benar mas. Kiai Buchori masih berada di rumah sakit. Pas tausiah Maulid Nabi tiba-tiba lemas dan jatuh bersandar di kursi,” terang Mufidah, Sabtu (15/12/2018) sore kepada Beritajatim.com melalui sambungan telepon.

Menurut Mufidah, keluarga saat ini masih berkumpul. “Kami belum tahu mau dimakamkan di mana, sekarang kita masih rundingan,” terang Mufidah.

Baca Juga:   Museum Minha, Gus Sholah: Dibangun Era SBY, Diresmikan Jokowi

Sementara itu, Fatchul Wahab, Panitia sekaligus Keluarga Besar dari Ponpes Al Ishlahiyah Singosari menjelaskan, setelah menyampaikan tausiyah tentang orang yang mengimani Nabi Muhammad tapi tidak pernah bertemu langsung dengan Nabi, tubuh Kiai Buchori lemas dan tersandar ke kursi.

“Tausiyah beliau sangat sejuk didengarkan ratusan orang yang hadir. Cuma tadi belum tahu berapa lama Kiai Buchori memberikan ceramahnya, kita nggak ingat,” beber Wahab.

Baca Juga:   ISNU Kerap Gelar Pengajian dengan Berbagi Doorprize

Kata Wahab, saat dibawa ke BKIA Muslimat Singosari, Kiai Buchori masih bernafas. “Sampai BKIA sudah wafat. Rencananya mau dibawah ke rumah adiknya dulu di Jalan Masjid, Singosari,” urai Wahab dengan nada sedih.

Kiai Buchori Amin sendiri adalah ulama dan panutan yang sangat dicintai umatnya khususnya di wilayah Malang Raya. Kiai Buchori juga menjabat Wakil Rois Syuriah PCNU Kabupaten Malang. (Ren)

More in Nusantara

error: Dilarang copy paste tanpa izin!