Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Connect with us
Dibaca: 200

Nasional

Jadi Penasihat Ekonomi Prabowo-Sandi, “Kwik Singgung Megawati Dan Jokowi”

Foto Kwik Kian Gie

SWARARAKYAT.COM-JAKARTA – Menjadi penasihat ekonomi bagi lawan politik itu jarang terjadi. Namun Kwik Kian Gie yang merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) malah bersedia menjadi penasihat Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Mau tahu alasannya?

Kwik Kian Gie menceritakan bila Prabowo sejak lama tertarik dengan konsep ekonomi yang ia susun sejak 2004. Namun, konsep tersebut tak pernah menjadi rujukan bagi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat ia menjadi capres pada Pilpres 2004 dan Pilpres 2009.

Bahkan pada Pilpres 2014, capres yang terpilih menjadi presiden saat ini, Joko Widodo juga tak menanggapinya dengan serius. Padahal, Kwik sendiri tercatat sebagai kader senior dari PDI Perjuangan.

“Siapapun yang terpilih menjadi presiden di tahun 2004 tolonglah perhatikan pointers ini yang saya yakini perlu dilakukan. Tetapi tidak ada respons sama sekali, tidak ada perhatian sama sekali dari siapapun juga. Kemudian tahun 2009 saya menulis lagi, bukunya masih ada semua, jadi kalau anda berminat masih ada semua, tidak ada respons sama sekali,” beber Kwik saat memberikan keterangan seusai bertemu Prabowo, Sandiaga dan sejumlah petinggi Partai Gerindra di kediaman pribadi Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (17/9/ 2018) malam.

Baca Juga:   Sandiaga Uno Janji Akan Memperbaiki Ekonomi Indonesia Yang Sedang Terpuruk

Menurut Ahli Ekonomi yang juga Mantan Menteri Ekonomi, Keuangan dan Industri ini, bahwa kesediannya menjadi penasihat bidang ekonomi bagi pasangan Prabowo-Sandiaga di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 karena sejak lama kerap berdiskusi dengan Prabowo terkait persoalan mendasar di bidang ekonomi. Hingga akhirnya, Prabowo memintanya untuk menjadi penasihat ekonominya.

“Ketika diskusi itu Pak Prabowo tanya, bagaimana kalau jadi penasihat saja, supaya bisa teratur berdiskusi dengan yang lain-lain, ya sangat setuju. Jelas setuju,” ujarnya.

Meski Kwik bersedia menjadi salah satu penasihat ekonomi, namun bukan berarti dirinya masuk dalam struktur tim ahli ekonomi pasangan Prabowo-Sandiaga. Sebab, Kwik mengaku saat ini masih tercatat sebagai kader PDIP.

“Saya masih kader PDIP. Sampai saat ini Ibu Megawati sama sekali tidak menegur saya, dan setiap sekali kalau ada rakernas, pembukaan, ulang tahun partai masih hadir,” tandasnya.

Baca Juga:   Ketua MUI Sumbar: Haram Pilih Partai Penolak Perda Syariah dan yang Diusungnya

Kwik pun mengapresiasi ketertarikan Prabowo terhadap konsep dasar perekonomian Indonesia saat ini. Prabowo juga mengajak Kwik berdiskusi mengenai beberapa isu ekonomi dalam buku tersebut.

“Pak Prabowo mempunyai perhatian yang begitu besar dan intensif, dibaca satu per satu, diberi warna kuning (stabilo), saya diajak diskusi,” tuturnya. (Arum)

Loading...

More in Nasional