Connect with us
Dibaca: 165

Politik

Jadi Tersangka, Bupati Cianjur Mundur dari Partai, Nasdem Tetap Ngaku Antikorupsi

Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar - Foto: IDN Times

SWARARAKYAT.COM – Bupati Cianjur, Irvan Rifano Muchtar akhirnya mengundurkan diri dari Partai Nasional Demokrat, parpol yang sempat mengusungnya pada Pilkada 2016 lalu. Sebelumnya, Irvan menduduki posisi sebagai Ketua Dewan Perwakilan GP Nasdem, namun ia memilih mundur.

Konfirmasi soal pengunduran diri Irvan disampaikan oleh anggota Komisi IX dari Fraksi Nasdem, Irma Suryaningrat Chaniago. Melalui keterangan tertulis, Irma yang mewakili GP Nasdem menyatakan prihatin atas peristiwa yang menimpa Irvan.

“Kami menerima baik pengunduran diri saudara Irvan Rifano M dari jabatan sebagai Ketua DPW GP Nasdem Jawa Barat,” ujar Irma melalui keterangan tertulis pada Kamis (13/12).

Baca Juga:   Kwik Kian Gie Sebut Ratna Sarumpaet Dibayar Rp1,5 Triliun

Ia juga berharap agar proses atau upaya hukum apa pun yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dapat tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Lembaga antirasuah akhirnya menetapkan Irvan sebagai tersangka kasus korupsi pemotongan dana pendidikan SMP di Kabupaten Cirebon.

Diduga Bupati Cianjur bersama sejumlah pihak telah meminta, menerima atau memotong pembayaran terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Kabupaten Cianjur pada tahun 2018 yakni sekitar 14,5 persen dari total Rp46,8 miliar.

Baca Juga:   Bupatinya Diciduk KPK, Ribuan Warga Cianjur Syukuran di Alun-Alun

Menurut Sekretaris Partai Nasdem, Johnny G. Plate, sejak hari ini, parpol tempatnya bernaung menerima pengunduran diri Irvan.

Dengan demikian, maka sejak hari ini Irvan bukan lagi anggota dan pengurus Partai Nasdem maupun organisasi sayap.

Kendati kadernya tertangkap tangan dan memotong dana pendidikan SMP di Kabupaten Cianjur, Partai Nasdem mengaku tetap berkomitmen untuk memberantas korupsi.

“Kami berharap proses hukum dapat berjalan dengan adil,” kata Johnny dikutip dari IDN Times melalui pesan pendek pada hari ini. (Ren)

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!