Connect with us
Dibaca: 123

Politik

Jokowi: Kalau Konstitusi Boleh, Saya Masih Ingin Bersama JK

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla bersilaturahmi dengan ulama Makassar di Hotel The Rinra, Makasar. (Foto: Jihad Akbar/kumparan)

SWARARAKYAT.COM – Capres Joko Widodo dan Ketua Dewan Pengarah TKN Jusuf Kalla bersilaturahmi dengan sejumlah ulama Makassar. Acara silaturahmi digelar di Hotel The Rinra, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dia menceritakan sebenarnya masih ingin bersama JK memimpin Indonesia jika terpilih kembali. Namun, hal itu urung dilakukan lantaran konstitusi tak membolehkan JK menjabat sebagai wapres RI lebih dari dua kali.

“Ya karena konstitusi yang tidak memungkinkan kami bersama dengan Pak JK. Kalau konsitusi boleh saya akan terus. Tapi konsitusinya tidak memperbolehkan, hanya maksimal 2 kali,” ujar Jokowi, Sabtu (22/12) malam.

Baca Juga:   Timses Jokowi Klaim Pemerintahan Berhasil Ciptakan Rasa Aman Bagi Rakyat

Jokowi mengaku sangat cocok berpasangan dengan JK. Terlebih selama hampir 4,5 tahun terakhir ini tak ada permasalahan.

“Berbeda sering tapi bermasalah enggak pernah. Beda, beda kadang-kadang enggak apa-apa beda,” ungkapnya.

Dalam acara ini Jokowi tampak didampingi JK. Selain itu, Ketua TKN Erick Thohir dan Waka TKN Abdul Kadir Karding.

Baca Juga:   Erick Thohir: Permintaan Maaf Prabowo Patut Dipertanyakan

Saat membuka pidato, Jokowi meminta maaf lantaran datang sedikit terlambat. Sebab sebelumnya menghadiri sejumlah acara, baik kenegaraan dan kampanye sebagai capres.

“Pertama-tama saya mohon maaf, bukan saya yang salah, yang ngatur yang terlalu padat acaranya, dari subuh sampai sekarang,” kata Jokowi.

“Orang berpikir apakah saya ini gak punya capai? Padahal punya capai juga saya. bawa sana bawa sini bawa sana, yang ngatur adalah pak Mensesneg,” tambahnya. (Kumparan)

More in Politik

error: Dilarang copy paste tanpa izin!