Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Connect with us
Dibaca: 83

Ekonomi

KAHMI Gelar Simposium Nasional Soal Memajukan Potensi Ekonomi Umat

Foto: KAHMI Jogjakarta

SWARARAKYAT.COM – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menggelar Simposium Nasional tentang Memajukan Potensi Ekonomi Umat. Acara tersebut bertempat di ruang Nusantara V DPR RI, Rabu (12/9/2018).

Acara yang diikuti ratusan peserta ini bertajuk ” Mengatasi Kesenjangan dan Revitalisasi Peran Ekonomi Kerakyatan”. Acara dibuka oleh Ketua MPR, Dr. Zulkifli Hasan.

Dalam sambutannya ia mengatakan, bangsa Indonesia didirikan Cendikiawan adalah untuk mempersatukan dan memakmurkan seluruh rakyat.

“Kita diminta bersatu agar dapat meraih kemakmuran. Namun sayangnya ekonomi bangsa kita terpuruk,” katanya.

Menurut Zulkifli Hasan, masyarakat Indonesia kebanyakan hidup dibawah garis kemiskinan akibat dari faktor pendidikan dan rendahnya upah karyawan.

“Masih banyak masyarakat kita yang minim pendidikan, dan bila mereka bekerja upahnya sangat rendah,” tandasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa di desa banyak masyarakat yang hidup dalam penderitaan. Padahal dana desa selalu dikucurkan.

“Masyarakat desa yang paling menderita tampak pada buruh tani dan buruh bangunan. Dan petani garam di Madura mengalami kerugian,” paparnya.

Sementara Koordinator Majelis Nasional Kahmi, Dr. Siti Zuhro dalam sambutannya mengatakan, untuk memajukan potensi ekonomi umat, maka Alumni HMI perlu berkontribusi.

“Saya berharap semua anggota Kahmi dapat berkontribusi dalam meningkatkan ekonomi umat, tidak boleh membiarkan kesenjangan itu berlarut,”

Daerah Tertinggal di Indonesia, yang banyak terdapat masyarakat miskin, Menurut Siti Zuhro, ini merupakan cambuk.

“Kabupaten-kabupaten tertinggal adalah cambuk buat kita, kita berharap dapat diselesaikan dengan ekonomi politik,” ujarnya. (Arum)

Loading...

Baca Juga:   PLN Berhasil Salurkan Listrik PLTA Poso ke Palu
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Ekonomi