Connect with us
Dibaca: 176

Pemilu 2019

Kampanye di Bali, Capres Prabowo: Pemimpin Harus Jujur dan Bersikap Kesatria

Capres 02 Prabowo Subianto pada kampanye terbuka di Denpasar, Bali (26/3/2019). Foto: Twitter

SWARARAKYAT.COM – Calon Presiden 02 Prabowo Subianto kembali menegaskan keprihatinannya terhadap kondisi rakyat Indonesia yang masih banyak hidup di bawah garis kemiskinan.

Prabowo mengaku sangat terpukul jika mendengar ada rakyat Indonesia yang susah makan.

Baca Juga:   Caleg Hanura: "Piala Kebohongan" PSI Rugikan Partai Koalisi Jokowi

Baca Juga:   Ketua Bawaslu: Kasus Slamet Ma'arif Mestinya Dilanjutkan, Bukan Dihentikan

“Lebih baik saya hancur daripada rakyat saya menderita,” kata Prabowo saat menyapa ribuan warga Bali di Lapangan Umum Kapten Kompyang Sujana, Denpasar, Selasa (26/3/2019), yang dikutip dari Inilah.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menceritakan pengalamannya sebagai komandan di TNI. Prabowo mengaku, selama menjadi pimpinan di TNI dia tidak ingin prajuritnya sampai tidak bisa membelikan makanan untuk keluarganya.

Baca Juga:   Bawaslu DKI: 8 Amplop Isi Uang dari Posko Muhammad Taufik, Mungkin Dana Saksi

“Untuk apa disanjung, untuk apa dipuji. Saya pernah menjadi panglima di TNI, saya lebih bahagia kalau rakyat senyum dengan saya. Saya dulu komandan di pasukan tempur, ibarat yang kita pimpin adalah harimau. Jadi seorang pemimpin itu harus selalu bisa merasakan apa yang menjadi masalah (orang) yang dipimpinnya,” ujarnya.

Prabowo menambahkan, seorang pemimpin harus jujur kepada rakyatnya. Pasalnya, kejujuran adalah modal yang sangat berharga bagi seorang pemimpin.

Baca Juga:   Arsul Sani Nilai Capres Prabowo Minim Data Tentang Pembangunan Papua

“Seorang pemimpin tidak boleh sekali-sekali berbohong kepada rakyat. Harus memiliki sikap kesatria,” tegas Prabowo.

Prabowo menyatakan, ia sangat menaruh hormat kepada masyarakat Bali yang memiliki sejarah keberanian dan tidak perlu diragukan demi membela NKRI. Seperti halnya pahlawan nasional Pulau Dewata, I Gusti Ngurah Rai, yang sangat gigih melawan penjajahan kala itu.

Baca Juga:   Lawan Terberat Jokowi Adalah Jokowi

“Bahkan, I Gusti Ngurah Rai terkenal dengan sifat pantang menyerah,” ulasnya.

“Saya ingin juga mengucapkan hormat saya kepada rakyat Bali rakyat yang berani, selalu militan melawan penjajah. Kita ingat I Gusti Ngurah Rai yang dikepung oleh Belanda tidak mau menyerah,” katanya.

Baca Juga:   Sekjen PBB Serang Prabowo, Caleg PBB Ikrar Dukung Prabowo-Sandi

Padahal, lanjut bekas Danjen kopassus itu, pasukannya saat itu telah gugur semua di tangan Belanda. Namun, I Gusti Ngurah Rai tetap tidak mau menyerah.

Keteladanan semangat I Gusti Ngurah Rai tersebut yang tengah dijalankan Prabowo, untuk menjadikan rakyat Indonesia sejahtera dan bisa menjadi bangsa pemenang serta berdaulat.

Baca Juga:   Capres 01 Joko Widodo Kampanye di Banyuwangi, Begini Aksinya Bersama Milenials

“Di mana pasukannya satu batalion gugur semua, dari pada menyerah pada penjajah. Semangat inilah yang kita hormati semangat melawan penjajah, semangat membela bangsa Indonesia semangat Bhinneka Tunggal Ika, berbeda tapi tetap satu untuk bangsa Indonesia menang,” tandas Prabowo.

Sambutan Meriah Rakyat Bali

Kehadiran calon presiden nomor 02 ini dapat sambutan yang tak kalah meriah dibandingkan dengan di Manado, Makassar dan Papua.

Prev1 of 2

More in Pemilu 2019

error: Dilarang copy paste tanpa izin!