Connect with us
Dibaca: 399

Hukum & Kriminal

Kapolda Jabar: Usai Dianiaya Habib Bahar, Korban Suruh Kelahi

Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)

SWARARAKYAT.COM – Kapolda Jabar, Irjen Agus Budi Maryoto menyatakan dua anak diduga mengalami penganiayaan oleh Habib Bahar bin Smith sejak siang hingga malam.

Habib Bahar pun sudah ditetapkan tersangka dan ditahan di Polda Jabar. Kedua anak itu, kata Kapolda, mengalami luka.

“Korban dijemput paksa di rumah sampai malam, pukul 23.00 WIB dikembalikan ke orang tuanya,” ujar Agung di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (18/12/2018) malam.

Baca Juga:   Kepung Bandara, Ormas Adat Tolak Kehadiran Habib Bahar bin Smith di Manado

Insiden penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu (1/12). Sekitar pukul 09.30 WIB, korban berinisial CAJ (18) dijemput paksa oleh sekelompok orang atas perintah Habib Bahar.

Bersama orang tuanya, korban dibawa ke pondok pesantren milik Habib Bahar di Pesantren Tajul Alawiyyin di Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pada hari yang sama pukul 11.00 WIB, korban lain MKUAM (17) juga dijemput. Kedua korban dipertemukan di aula ponpes tersebut.

Baca Juga:   Kok Beda! Di Video Habib Bahar Ini Tak Ada Penganiayaan, Malah Begini

Mereka lalu diinterogasi oleh Habib Bahar. Saat diinterogasi, Habib Bahar disebut tak segan melayangkan gamparan dan tendangan ke arah korban.

Kedua korban sempat dipisahkan. MKUAM dibawa ke lantai atas, sementara CAJ tetap di bawah. Tak berapa lama, MKUAM dibawa turun dan terlihat wajahnya sudah babak belur.

Sekitar pukul 15.00 WIB, keduanya dibawa oleh Habib Bahar ke lapangan ponpes. Di area lapangan itu, keduanya diperintahkan berduel. Duel itu disaksikan oleh santri Habib Bahar.

“Setelah penganiayaan, korban (antara korban) disuruh berkelahi,” kata Agung.

Setelah berduel kurang-lebih 15 menit, keduanya kembali dibawa ke lantai 3. Di sana mereka kembali dipukuli oleh kurang-lebih 20 santri atas perintah Habib Bahar.

More in Hukum & Kriminal

error: Dilarang copy paste tanpa izin!