Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Connect with us
Dibaca: 72

Nasional

Karni Ilyas Ungkap Alasan ILC “Persekusi Neno Warisman” Batal Tayang

Acara Indonesia Lawyers Club (ILC) dengan tema persekusi terhadap Neno Warisman dan Ahmad Dhani batal tayang pada Selasa (28/8/2018) lalu.

Hal ini menuai beragam spekulasi liar dikalangan masyarakat, terutama di media sosial. Terlebih pasca Rocky Gerung ikut angkat bicara terkait batal tayangnya ILC edisi Selasa (28/8/2018).

Rocky langsung menunjuk Istana di balik batalnya ILC tayang. Hal itu terlihat dalam akun youtube Rocky Gerung yang menulis judul ‘ILC Batal Tayang Karena Kendala TEKNIS (Tekanan Istana). Mohon Maaf atas kedunguannya. Terima Kasih.’

Politikus Gerindra Fadli Zon pun menimpali komentar Rocky Gerung lewat akun twitternya.

Fadli Zon mengomentarinya dengan menulis ‘Singkatan baru dr kata “Teknis” Tekanan Istana. Kreatif n mengena’.

Sedangkan Muhammad Said Didu mengatakan di Twitter-nya bahwa semoga ILC dibatalkan tayang bukan karena TV One kena persekusi.

“Semoga pembatalan acara pembahasan tentang Persekusi di ILC malam ini bukan krn TVOne kena persekusi. Semoga bang Karni Ilyas tetap semangat,” ujar Said Didu.

Sedangkan Hidayat Nur Wahid lewat akun twitter-nya, @hnurwahid, Selasa (28/8/2018) ikut menanggapi cuitan Said Didu.

Menurutnya jika benar ILC dibatalkan karena kena persekusi, ia mempertanyakan masa depan independensi dan kedaulatan pers.

“Amin semoga demikian. Lha kalau dengan alasan itu, program sekelas ILC saja bisa (kembali) dibatalkan, bagaimana membayangkan masa depan independensi dan kedaulatan pers?” ujar Hidayat Nur Wahid.

Ia juga mempertanyakan kualitas dan legitimasi pemilu 2019 dan satu abad kemerdekaan Indonesia.

“Bagaimana membayangkan kualitas dan legitimasi hasil Pemilu 2019? Bagaimana Indonesia menyongsong 1 abad kemerdekaannya?” kata Hidaya Nur Wahid.

ILC yang berkali-kali mendapatkan penghargaan Panasonic Gobel Award (PGA) ini ternyata sudah beberapa kali mengalami gagal tayang.

Baca Juga:   Beredar Polling Boikot ILC TV One, Hasil Akhirnya Bikin Ngakak!

Pada akhir 2016 ILC pernah tidak tayang dengan alasan libur padahal saat itu sedang ada isu-isu terhangat seperti salah satunya adalah aksi 212.

Pada awal 2017 ILC juga pernah gagal tayang tanpa alasan yang jelas dimana seharusnya tayang dengan judul “Makar”.

Dan pada 24 Januari 2017, ILC dengan tema “Membidik Rizieq” kembali gagal tayang dengan alasan yang juga tidak komperhensif.

Benarkah ILC yang membahas persekusi batal tayang karena dipersekusi?

Melalui siaran langsung tvOne di YouTube, Selasa (4/9/2018) malam, Karni Ilyas membeberkan alasan kenapa ILC batal tayang pada pekan lalu.

Awalnya, Karni Ilyas mengatakan jika dirinya banyak diprotes lantaran ILC yang tidak tayang.

Tak hanya itu, tema malam ini ‘Layakkah Mantan Napi Koruptor Jadi Caleg?’, Karni Ilyas mengungkapkan juga banyak yang memprotes.

“Ribuan dari pemirsa pencinta ILC memprotes saya Selasa yang lalu, karena tiba-tiba ILC tidak ada. Hari ini ketika kita umumkan topik yang ini juga ribuan orang memprotes saya dan ILC,” ungkap Karni Ilyas.

Lantas, Karni Ilyas menyinggung banyak penggemar ILC yang menyebut dirinya dipersekusi supaya ILC tidak tayang.

“Banyak yang mengira saya pekan lalu dipersekusi juga, dan juga banyak yang menyesalkan kenapa tidak berani untuk tetap menayangkan tema persekusi,” ujar Karni Ilyas.

“Kalau pekan ini para pencinta ILC menyayangkan atau kecewa pada topik atau tema tidak seperti yang tidak mereka inginkan yaitu persekusi,” kata dia menambahkan.

Terkait hal itu, dirinya meminta maaf lantaran telah mengecewakan para penggemar ILC.

“Namun saya harus mengatakan bahwa tidak ada persekusi kepada saya sama sekali,” tegas dia.

Karni Ilyas kemudian mengatakan alasan tidak tayangnya ILC yang ingin mengangkat tema persekusi itu.

Baca Juga:   TKN Jokowi Minta Polisi Telisik Pengembalian Uang Rp2 M Dana Kemah

“Saya harus menjawabnya, ternyata dalam hidup tidak semua yang kita rasakan, kita bisa katakan, dan tidak semua yang kita alami kita bisa menceritakan ke orang lain, apalagi kepada publik. Itulah jawaban kenapa tema ILC tentang persekusi dibatalkan atau tidak ditayangkan,” terang Karni Ilyas.

“Kebenaran yang setengah-setengah adalah kebohongan yang terbesar, kata Benjamin Franklin, pendiri negara Amerika Serikat,” tambah dia.

Berikut ini video pernyataan Karni Ilyas soal batalnya tayangan ILC

Loading...

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Nasional