Connect with us
Dibaca: 3.373

Hukum & Kriminal

Kasus Bupati Boyolali Diungkap Kembali, Diduga Terima Gratifikasi Rp350 Miliar

Bupati Boyolali Seno Samodro - Ist

SWARARAKYAT.COM – Bupati Boyolali, Seno Samodro makin populer sejak beberapa hari terakhir namanya kerap muncul di media.

Bahkan ucapan selamat datang dari Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Demokrat, Ferdinand Hutahean atas pelaporan Seno Samodro ke polisi akibat makian terhadap Prabowo Subianto.

Baca: Bupati Boyolali Resmi Dipolisikan, Demokrat: Selamat, Anda Makin Terkenal

Belakangan, muncul di media sosial kabar kasus lama yang menjerat sang Bupati Boyolali itu. Kabar itu disuarakan Tokoh Madura, Djoko Edhie Abdurrahman.

“Viral, pimpin demo tolak Prabowo, ternyata Bupati Boyolali terindikasi korupsi,” tulisnya di Facebook. 

Baca Juga:   Kabareskrim Mau Tangkap Hendropriyono, Arief: Itu Kabar Bohong

Disebutkan, Seno diduga menerima grativikasi senilai Rp350 miliar untuk memuluskan investasi THR Sriwedari Heru Setiabudi.

Kasus ini dilaporkan oleh Aktivis Pusat Kajian Pencerahan Politik Indonesia Thontowi Jauhari. Kasus ini terjadi di tahun 2014 silam.

Keyakinan Thontowi Jauhari, dilandasi oleh laporan sang investor untuk menghubungkannya dengan Pihak Pemerintah Kota Solo, selaku pengelola tanah Taman Hiburan Rakyat Sriwedari. 

Baca Juga:   Walk Out Dari Acara Kampanye Damai 2019, KPU Minta SBY Sepakati Aturan Main

“Seno berperan sebagai makelar untuk memuluskan proses investasi salah seorang pemodal Heru Setiabudi. Perjanjian pemberian gratifikasi itu dicatat oleh notaris dan memiliki keputusan hukum yang tetap,” ujar Thontowi, kepada wartawan, Kamis (13/3/2014).

Pihak Thontowi juga mengaku kasus ini sudah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun, kasus ini dibantah Seno. Ia menuding kasus ini sengaja digulirkan oleh oknum untuk menjatuhkan namanya.

“Kalau memang benar ada perjanjian itu sudah gugur atas nama hukum, mengingat proses jual beli THR Sriwedari tidak pernah dilakukan atau dengan kata lain, gratifikasi tidak akan pernah ada,” bantah Seno.

Baca: Bupati Boyolali Diduga Terima Gratifikasi Rp350 M

Kasus ini kemudian mereda seiring terpilihnya kembali Seno Samodro sebagai Bupati Boyolali untuk periode kedua dengan diusung oleh PDI Perjuangan. (Ren)

More in Hukum & Kriminal

error: Dilarang copy paste tanpa izin!