Kasus Nasabah BPR Prima Nusatama Bekasi Mandeg Di Pengadilan Karena Jaksa Menunda Tuntutan Sampai 4 Kali

SWARARAKYAT.COM, Bekasi – Kasus dengan No Laporan Polisi No. LP/890/092-SPKT/IX/2019/ Restro Bekasi sudah memasuki persidangan di Pengadilan Negeri Cikarang dengan register perkara No.Perkara No.15/Pid.Sus/2024/PN. Ckr.

Dengan naiknya kasus tersebut ke tahap persidangan disambut bahagia para korban (nasabah BPR Prima Nusatama), yang sebelumnya mereka dijanjikan oleh pelapor (BPR Prima Nusatama) akan mengembalikan uang-uang nasabah setelah laporan tersebut selesai disidangkan dipengadilan (berkekuatan hukum tetap) melalui pengadilan.

Namun dalam perjalan persidangan hari ini, harapan para Nasabah  harus tertahan, hal ini disebabkan selalu tertundanya rencana tuntutan (rentut) dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU). Jika melihat jadwal persidangan kasus ini, tertundanya rencana tuntutan ini sudah yang ketiga kalinyayang awalnya dijadwalkan pada tanggal 14 Maret 2024, kemudian ditunda menjadi tanggal 19 Maret 2024, dan tertunda lagi menjadi tanggal 21 Maret 2024. ditanggal 21 Maret 2024 itupun tertunda lagi untuk dilakukan penuntutan menjadi tanggal 28 Maret 2024;

Penasehat Hukum para nasabah, Amintarno S.H dan Rekan saat ditemui redaksi swararakyat.com menuturkan, “Jika mengutip apa yang disampaikan oleh Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, ia mengatakan seharusnya  tidak ada alasan bagi Jaksa untuk menunda agenda sidang pembacaan tuntutan apabila jaksa tersebut bekerja profesional.” Amin berharap kasus ini bisa segera di lakukan penuntutan sebagaimana Jangka waktu persidangan yang disebut di KUHAP haruslah ditegakan demi hukum.” pungkasnya. (ESH)