Connect with us
Dibaca: 660

Opini

Kemendagri Diduga Lakukan Diskriminasi ke Anies Baswedan

Tjahjo Kumolo

Oleh : Ali Lubis, SH
Wakil Ketua ACTA

Sungguh aneh Sikap Dirjen Otda Kemendagri kang mas Soni Sumarsono dalam memberikan tanggapan atau komentar terkait kehadiran Anies Baswedan selaku gubernur DKI Jakarta yang hadir dalam acara Konfrensi Nasional Gerindra Di Sentul.

Saya menduga terkesan diskriminasi terhadap memberikan komentar Khsususnya kepada gubernur DKI Jakarta tersebut dengan mengatakan anies telah melakukan kesalahan dengan mengacungkan dua jari di dalam acara tersebut.

Padahal Anies sudah melayangkan Surat Pemberitahuan dengan No : 1349/-079.43 yang ditujukan kepada Menteri dalam negeri tertanggal 14 Desember 2018 dengan Kapasitas sebagai tamu undangan untuk menghadiri ke acara Konfrensi Nasional Gerindra tersebut.

Baca Juga:   Perayaan Natal di GBK Dihadiri Ratusan Ribu Umat Nasrani, Anies Baswedan Banjir Pujian

Sementara menteri dalam negeri sekitar bulan Oktober tahun 2018 pernah menyampaikan di media, Kalau kepala daerah Di Riau sah-sah saja deklarasi mendukung jokowi, artinya sebelum memberikan komentar sebaiknya kang mas Soni Sumarsono selaku Dirjen Otda Kemendagri sowan dulu untuk Minta pendapat ke kemendagri sebagai atasan.

Bahwa berdasarkan aturan Dan pasal2 Di dalam UU no 7 Tahun 2017 tentang Pemilu jelas dikatakan Di dalam Pasal 59, 60, 64 dan Pasal 281 dimana kepala daerah harus mengajukan cuti Jika ingin ikut kampanye.

Padahal acara Konfrensi Nasional Partai Gerindra yang dihadiri oleh Puluhan ribu massa bukanlah acara atau kegiatan Kampanye sebagaimana aturan di dalam UU no 7 tahun 2017 tentang Pemilu, melainkan itu acara konsolidasi dan silaturahmi antar Kader, Pengurus baik ditingkat DPP, DPD, DPC dan suluruh Caleg-Caleg Partai Gerindra.

Baca Juga:   Habib Munzir Al Musawa: Tsunami dan Gempa, Ujian atau Azab?

Oleh Karena itu Saya sangat menyayangkan sekali terkait komentar kang mas Soni Sumarsono selaku Dirjen Otda kemendagri yang menyebutkan anies melakukan kesalahan, Karena statement tersebut sangat bertolak belakang dengan atasanya tersebut.

More in Opini

error: Dilarang copy paste tanpa izin!