Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Connect with us
Dibaca: 119

Politik

Ketua DPP Demokrat Akui Setengah Hati Dukung Prabowo-Sandi

Isu permainan politik dua kaki Partai Demokrat ditanggapi langsung Ketua DPP Demokray, Jansen Sitindaon. Jansen membantah rumor Demokrat bermain dua kaki.

“Nggak, sepenuhnya kaki kita ada di Prabowo-Sandi. Tangan kita juga ada di Prabowo-Sandi. Pikiran kita di Prabowo-Sandi. Hati kita mungkin masih setengah di Prabowo-Sandi, hati ini ya,” jawab Jansen saat menjadi nara sumber di Kabar Petang, TVOne.

Untuk itu, Jansen meminta Prabowo dan Sandiaga Uno harus terus melakukan pendekatan kepada Demokrat.

“Biar sepenuhnya kader-kader kita dibawah itu ke beliau (Prabowo),” ujarnya.

Jansen mengakui sebelum Majelis Tinggi Partai mengambil sikap mendukung Prabowo-Sandi, harapan kader-kader Demokrat di daerah meminta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disandingkan dengan Prabowo.

Jansen menilai, AHY secara elektabilitas sudah cukup bagus. Bahkan, kata Jansen, elektabilitas AHY lebih tinggi dari Sandi. Maka, AHY dianggap lebih pantas dijadikan sebagai wakilnya Prabowo.

Tak dipilihnya AHY, membuat sejumlah kader Demokrat di daerah kecewa. Sehingga banyak yang beralih dukungan ke Jokowi-Ma’ruf. Salah satunya kader Demokrat yang juga menjadi Gubernur Papua, Lukas Enembe.

“Jadi, Kita ini DPP akan menerangkan pelan-pelan kebawah, misalnya ke Pak Lukas Enembe. Pak Lukas kita sekarang sudah mengambil sikap, pilihan kita mendukung Prabowo-Sandi. Kan misalnya begitu,” jelas Jansen.

“Apa yang kira-kira menurut Pak Lukas baik untuk masa depan pembangunan di Papua, yang sudah dilakukan Pak Jokowi ini. Silakan Pak Lukas menyampaikan ke kita, agar dimasukkan dalam program Pak Prabowo-Sandi, agar Papua ini bisa lebih baik lagi pembangunannya dibanding di masa Pak Jokowi,” bebernya.

Jansen juga mengakui keberhasilan Presiden Jokowi dalam pembangunan di Papua.

“Harus diakui memang hari ini ada pembangunan di Papua itu. Tapi dimasa Prabowo pasti akan lebih baik lagi. Itu makanya tadi, kita di Demokrat ini butuh relaksasi,” tukas Jansen.

Baca Juga:   Erick Thohir Kaget Elektabilitas Prabowo Naik?

Terkait persoalan AHY, diakui Jansen, AHY selama 1,5 tahun ini telah intens berkunjung ke berbagai daerah. Bahkan intensitas kunjungan AHY sudah mengalahkan SBY.

“Makanya kecintaan kader Demokrat dibawah tinggi sekali. Kemaren memang, ketika AHY tidak diambil Prabowo. Semua bertanya, kenapa bukan AHY?,” ungkap Jansen.

Persoalan kader Demokrat di daerah yang membelot dukungan, Jansen mengungkap bahwa persoalan tersebut akan segera diselesaikan melalui pidato SBY pada perayaan HUT Demokrat pada tanggal 17 September mendatang.

“Rencananya nanti tanggal 17 ini (September) SBY akan pidato sebagai puncak HUT kami. Disitulah nanti semua Ketua DPD-DPD akan dipanggil, kemudian akan diberi penjelasan,” tandasnya.

Loading...

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

More in Politik