Daerah  

Konsolidasi Pemenangan, Anas Sebut PKN Merangin Bakal Raih 5 Kursi di DPRD

FOTO: Konsolidasi Pemenangan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) di Kabupaten Merangin, Jambi (Sumber: SR/Zai)

SWARARAKYAT.COM – Anas Urbaningrum guncang Merangin, Jambi, Sabtu (16/12/2023) sebut PKN raih 5 kursi di DPRD Merangin pada Pemilu 2024 mendatang.

Optimisme itu berungkali Ia sampaikan saat konsolidasi pemenanganan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Pimpinan Cabang (PC) Kabupaten Merangin di Hotel Family Inn.

“Karena saya tau potensi para caleg-caleg yang kombinasinya cukup ideal,” bilang Anas dalam sambutannya.

Ia akan menunggu perjuangan para Calon Legislatif (Caleg) PKN di pemilu 14 Februari nanti dengan hasil pada 15 Februari di DPRD Merangin tertulis angka 5.

“Bayangkan, 5 tapi baru. Baru tapi, 5? Bagaimana Merangin, guncang gak?,” katanya disambut para pengurus.

“Kalau itu terjadi, bulan Februari saya kesini lagi. Tapi pastikan, yang di Bungo itu bisa terbang,” katanya.

Sementara usai kegiatan, Anas Urbaningrum mengatakan partainya memiliki potensi besar di Merangin. Hal itu terwujud, dengan semua caleg dan simpatisan meraih suara.

Sedangkan untuk target di Provinsi Jambi, Anas mengatakan akan melakukan konsolidasi terlebih dahulu.

“Hari Senin kami akan melakukan konsolidasi definitif untuk merumuskan itu, target. Targetnya seperti apa, nanti hari Senin konsolidasi di Kota Jambi,” pungkasnya.

PKN Merangin Optimis 5 Kursi

Ketua PC PKN Kabupaten Merangin, Isnedi mengatakan optimis meraih 5 kursi. Dari 4 Daerah Pemilihan (Dapil), masing-masing ditargetkan 1 kursi dan diharapkan ada yang meraih 2 kursi.

“Dapil 2 kami targetkan 2 kursi. Karena ada 8 caleg disana yang petarung. Realistisnya 4 kursi, pesimisnya 3 kursi,” katanya.

Bukan tanpa perhitungan, lanjut Isnedi, optimisme itu berdasarkan peta politik dan kolaborasi petarung-petarung yang ada di masing-masing dapil.

Isnedi berani mengatakan target itu, lantaran PC PKN Merangin berisikan 1 anggota DPRD aktif, 10 mantan DPRD Merangin dan 8 mantan kades.

“8 mantan kades rata-rata 2 periode. Ada 1 mantan camat, 1 mantan lurah, 1 mantan pengawas sekolah, 1 pengacara aktif, selebihnya swasta. Ini yang membuat kami bisa optimis,” katanya.

Lalu, jika optimis di dapil 2, adakah dapil yang pesimis, atau rawan kekalahan? Ternyata Isnedi masih blak-blakan pada wartawan.

“Kami khawatirnya itu di Dapil III. Ya, makanya tadi optimisnya 5 kursi, realistisnya ketika Dapil III macet, ada Dapil II yang meraih 2 kursi. Makanya realistisnya 4 kursi,” pungkasnya.(Zy)