Connect with us
Dibaca: 78

Nusantara

Kota Solo Diguyur Hujan Deras, Puluhan Pohon Tumbang

(Keterangan foto): Beberapa pohon di Kota Solo tumbang akibat terkena hujan deras disertai angin kencang , Jumat (11/1/2019) sore. Foto: dok. BNPB

SWARARAKYAT.COM – Kota Solo diguyur hujan lebat disertai angin kencang, Jumat (11/1/2019) sore. Akibat hujan disertai angin yang berlangsung sekitar 30 menit itu, puluhan pohon di Kota Solo tumbang.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Eko Prajudhy Noor Aly, mengatakan pohon yang tumbang di Kota Solo ada sekitar 20 pohon.

“Namun ada juga rating dan dahan yang agak besar yang patah, jadi total kejadian ada 35 titik,” kata dia saat dikonfirmasi, Sabtu (12/1/2019).

“Titik kejadian tersebar di Kota Solo, di Jl Slamet Riyadi, Jl Radjiman, dan Jl Ahmad Yani,” imbuhnya.

Baca Juga:   Kementerian Pariwisata Bakal Bangun Patung Jokowi di NTT

Dari data BPBD Solo titik kejadian pohon tumbang terjadi di antaranya di Jl Slamet Riyadi, Solo ada 7 pohon tumbang dan 4 dahan pohon yang patah yang menimpa 2 unit mobil dan 3 jaringan serta tiang telepon.

Kemudian di Jl Radjiman ada 3 pohon tumbang dan satu dahan patah yang menimpa 1 warung PKL, 1 unit becak, dan 1 unit sepeda motor.

“Tidak ada korban jiwa, namun ada kerugiaan materiil, seperti 2 rumah yang terdampak, satu motor, dan satu warung PKL yan grusak,” kata dia.

Eko menyatakan semua kejadian langsung ditangani oleh tim gabungan dari BPBD, Damkar Solo, Dinas Lingkungan Hidup Solo, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Solo dan beberapa unsur relawan lain.

“Terakhir kami di Laweyan sekitar pukul 23.00 WIB,“ ujarnya.

Baca Juga:   Indonesia Masih Berduka Akibat Tsunami, Perayaan Pergantian Tahun Baru Di Jawa Tengah Direncanakan Tanpa Kembang Api

Pihaknya mengimbau agar masyarakat di lingkungannya ada pohon yang sudah tua dan lebat agar melapor ke BPBD atau DLH Solo.

“Jika ada pohon yang sudah lebat, atau tua mohon segera lapor ke BPBD atau DLH agar bisa kami pangkas untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan,” ujar Eko.

Lebih lanjut ia meminta agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan masing-masing, seperti tidak membuang sampah ke selokan atau sungai karena bisa menyebabkan banjir. (Tribun)

More in Nusantara

error: Dilarang copy paste tanpa izin!