Connect with us
Dibaca: 4.500

Hukum & Kriminal

KPK Akui Punya Bukti Keterlibatan Ipar Jokowi di Kasus Suap Pajak

Jubir KPK, Febri Diansyah

SWARARAKYAT.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi memiliki bukti bahwa adik ipar Presiden Jokowi, Arif Budi Sulistyo, berkaitan dengan pengurusan pajak PT EK Prima Ekspor Indonesia.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, menyebut Arif yang merupakan Direktur PT Rakabu Sejahtera adalah rekan bisnis bos EKP, Ramapanicker Rajamohanan.

“Tentu saja kami akan buktikan di persidangan. Uraian peristiwanya akan kami uraikan satu per satu nanti,” kata Febri.

Baca Juga:   KPK Tahan Enam Tersangka Dugaan Suap DPRD Provinsi Kalteng

Dalam perkara ini, Rajamohanan didakwa menjanjikan fee kepada Pejabat Ditjen Pajak, Handang Soekarno, sebesar Rp6 miliar terkait pengurusan pajak PT EK Prima Ekspor Indonesia. Dari jumlah itu sebagian uang akan diberikan kepada Kakanwil DJP Jakarta Khusus, Muhammad Haniv. Namun, ketika baru terjadi penyerahan pertama yakni Rp 1,9 miliar, Handang dan Rajamohanan ditangkap KPK.

Dalam dakwaan Jaksa KPK kepada Rajamohanan, ternyata muncul nama Arif Budi Sulistyo dan Dirjen Pajak, Ken Dwijugiasteadi, yang disebutkan ikut bantu praktik suap miliaran itu. Febri pun membenarkan bahwa KPK telah memeriksa Arif sebagai saksi pada Januari 2017.

Baca Juga:   Sekjen Ansor: Twit Dubes Arab Menunjukkan Kedekatan Pada Kelompok Tertentu

Jaksa KPK, Moch Takdir Suhan, yang menangani perkara ini dikonfirmasi sosok Arif Budi juga mengaku belum bisa membeberkannya saat ini. Ia menjanjikan semua akan diungkap seiring berjalannya persidangan.

“Semua nama yang disebutkan dalam surat dakwaan itu, mengenai peran-perannya akan dikonfirmasi lebih lanjut di persidangan nanti,” kata Takdir. (one)

More in Hukum & Kriminal

error: Dilarang copy paste tanpa izin!