Connect with us
Dibaca: 906

Sosial Media

KPU Diminta Keluarkan Larangan Jawab Pakai Contekan, Ini Alasannya!

Komunitas muda dari kubu pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin maupun Prabowo-Sandi akan menyelenggarakan nonton bareng acara debat Pilpres jilid satu - Istimewa

SWARARAKYAT.COM – Debat Capres & Cawapres Perdana yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1) malam menuai beragam komentar warganet.

Salah satu netizen mengungkap kejanggalan dalam debat perdana tersebut. Bermula dari pertanyaan yang dibacakan moderator debat, Ira Koesno yang menunjukkan amplop tersegel.

Netizen menyoroti jawaban Capres Joko Widodo (Jokowi) yang menggunakan teks. Kejanggalan terdapat pada amplop tersegel, tetapi bisa dijawab dengan contekan di kertas milik Jokowi.

Baca Juga:   Setelah Lihat Video Ini, OPM Diminta Pikir Seribu Kali Lawan Banser

“Kan tolol namanya pertanyaannya disegel tp kandidat menjawab pake contekan yg udah ditulis sblm debat,” ktitik netizen akun @Resty_Cayah.

Oleh sebab itu, Resty meminta debat selanjutnya KPU mengeluarkan aturan debat tidak diperbolehkan menggunakan contekan.

“Untuk debat selanjutnya bisa gk bikin aturan gk boleh pake contekan Min
@KPU_ID?,” saran Resty.

Baca Juga:   Kicauan Dianggap Aneh, Akun Kementerian ESDM Panen Kritik Netizen

Hal ini disarankan agar publik bisa mengetahui pemikiran Jokowi tanpa menggunakan contekan.

“Apa kalian gk pengen tau isi kepala
@jokowi tanpa kertas contekan ?,” tanyanya kepada warganet.

Berikut kicauan selengkapnya:

“Klo bawa contekan,, terus yg harus di nilai dari rakyat apanya,, ini yg direbutkan kursi RI 1.apa iya klo seandainya kelak jadi RI 1.saat di tanya rakyat atau wartawan harus nunggu jawaban dari contekan. Please debat nya jangan kalah sama pendukung masing².” komentar @nurwendi.

Bagaimana pendapat pembaca? (Ren)

Advertisement

Penulis

Advertisement

More in Sosial Media

error: Dilarang copy paste tanpa izin!